Suarakampus.com– Al-Qur’an diturunkan sebagai petunjuk hidup umat manusia sekaligus menjadi sarana beribadah. Pesan tersebut disampaikan dalam kajian yang membahas keutamaan membaca Al-Qur’an di bulan suci melalui kanal @Khalid Basalamah Official, Selasa (24/02).
Khalid Basalamah menjelaskan, membaca Al-Qur’an bukan sekadar rutinitas. “Membaca Al-Qur’an merupakan ibadah yang bernilai pahala,” jelasnya.
Penceramah ini melanjutkan, wahyu pertama yang turun adalah perintah membaca. “Tertuai dalam surat Al-Alaq,” lanjutnya.
Alumnus Timur Tengah ini menambahkan, perintah membaca Al-Qur’an dalam Al-Alaq menunjukkan urgensinya. “Al-Qur’an akan datang memberi syafaat bagi para pembacanya pada hari kiamat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Khaid menyebut dua surah agung yang memiliki keutamaan khusus. “Surah Al-Baqarah dan Ali ‘Imran akan datang membela orang yang rajin membacanya di hadapan Allah,” sebutnya.
Penceramah itu mengutip sabda Rasulullah tentang kedudukan pembaca Al-Qur’an. “Orang yang mahir membaca Al-Qur’an akan bersama dengan malaikat yang mulia,” tuturnya.
Menurutnya, Ramadan adalah waktu paling tepat untuk memperbanyak tilawah. “Bulan ini menjadi kesempatan besar untuk menghatamkan Al-Qur’an,” ujarnya.
Ia mencontohkan semangat ulama terdahulu dalam berinteraksi dengan Al-Qur’an. “Imam Syafi’i bahkan mampu menghatamkan Al-Qur’an dua kali sehari di bulan Ramadan,” terangnya.
Ia berharap agar kaum muslim tidak meninggalkan Al-Qur’an, khususnya di bulan suci. “Mari manfaatkan Ramadan untuk semakin dekat dengan kitab Allah,” pungkasnya. (Fau)
Wartawan : Zahra Mustika
Keistimewaan Ramadan dan Al-Qur’an