Jelang Berbuka, Simpang Empat Berubah Jadi Titik Padat Perburuan Takjil

Kendaraan memadati kawasan Simpang Empat Sungai Bangek (Seiba) menjelang waktu berbuka puasa, Selasa (24/02). Sumber : Zahra Mustika.

Suarakampus.com– Menjelang waktu berbuka, kawasan Simpang Empat Sungai Bangek (Seiba) dipadati kendaraan dan pejalan kaki. Kepadatan tersebut menyebabkan arus lalu lintas tersendat dengan antrean kendaraan memanjang, Selasa (24/02).

Salah seorang warga, Rajuni, mengatakan kondisi jalan di Simpang Empat Seiba selama Ramadan berubah menjadi lebih ramai. “Jalanan padat dan suara kendaraan terdengar bising karena macet,” katanya.

Ia menyebut keramaian mulai terlihat sejak pukul 16.30 WIB dan semakin padat saat mendekati pukul 17.30 WIB. “Hal ini membuat jalan terasa kurang aman karena jarak antar kendaraan terlalu berdekatan,” ujarnya.

Rajuni berharap adanya penataan area parkir agar masyarakat dapat berjalan kaki saat membeli takjil. “Jika perlu, warga yang ingin membeli takjil tidak melintas menggunakan kendaraan,” tutupnya.

Hal serupa disampaikan Saljulita Sari, yang menyebut jalan dipadati mahasiswa dan warga yang berburu takjil. “Keramaian bertambah ketika aktivitas perkuliahan dimulai,” sampainya.

Menurutnya, kepadatan di Simpang Empat memuncak sekitar pukul 17.30 WIB. “Pengguna jalan harus berhati-hati,” tuturnya.

Saljulita menilai lokasi berjualan kurang aman dan tertib karena terlalu padat. “Semoga tidak terjadi insiden akibat kepadatan,” pungkasnya.

Sementara itu, Muhammad Aziz Mardhatillah mengatakan kondisi jalan menjadi sangat ramai karena banyaknya warga yang berburu takjil. “Keramaian ini menyebabkan jalan menjadi macet dan sulit dilalui,” katanya.

Aziz menilai situasi bagi pejalan kaki tergolong cukup aman, meskipun masih terdapat risiko. “Pejalan kaki masih bisa bergerak, namun harus waspada terhadap kendaraan yang berlalu lalang,” ungkapnya.

Ia berharap adanya pelebaran jalan. “Semoga jalan dapat diperlebar agar kepadatan berkurang,” tutupnya. (Fau)

Wartawan: Nur Hanifah (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Rangkaian Ditambah, Pelantikan Ormawa FDIK Tampil Beda

Next Post

Keistimewaan Ramadan dan Al-Qur’an

Related Posts