Suarakampus.com– Pelaksanaan Salat Id masyarakat Kota Sungai Penuh di Lapangan Merdeka berlangsung lancar. Namun, suasana khidmat saat ceramah terganggu oleh percakapan sebagian jamaah dengan nada yang cukup keras, Sabtu (21/03).
Salah seorang jamaah, Fathir mengungkapkan konsentrasinya terganggu saat ceramah berlangsung. “Suara percakapan dari bagian belakang membuat fokus saya terpecah,” ungkapnya.
Fathir melanjutkan, shafnya berdekatan dengan jemaah perempuan. “Mulanya, saya masih bisa mengikuti isi ceramah, namun tetap kesulitan menangkap pesan yang disampaikan,” lanjutnya.
Ia menambahkan, situasi tersebut cukup disayangkan karena Salat Id merupakan waktu yang memiliki makna khusus. “Padahal ceramah itu bukan sekadar pelengkap, tetapi juga pengingat,” tambahnya.
Warga lain, Iim mengaku cukup terganggu dengan percakapan yang berlangsung di sekitarnya. “Saya merasa terganggu, karena suara obrolan itu terdengar jelas dan mengalihkan perhatian,” ujarnya.
Menurutnya, meskipun pelaksanaan Salat Id dilakukan di ruang terbuka, etika tetap harus diterapkan. “Di mana pun tempatnya, kalau sudah masuk ceramah, seharusnya kita tetap menjaga sikap,” ujarnya.
Iim menambahkan, jamaah harus memahami ketertiban dalam ibadah. “Semoga ke depan tidak lagi terjadi kegaduhan serupa,” tambahnya.
Sementara itu, Ail menilai kegaduhan yang terjadi berdampak pada jamaah yang ingin menyimak ceramah dengan baik. “Suara percakapan membuat isi ceramah tidak terdengar dengan jelas,” tuturnya.
Ia memaparkan, banyak bagian penting yang terlewat dari ceramah. “Ini disebabkan suara percakapan yang cukup keras,” paparnya.
Ia juga menyoroti pentingnya menjaga suasana tetap tertib. “Sikap saling menghormati menjadi kunci agar kegiatan berjalan dengan lancar,” tutupnya. (Fau)
Wartawan: Zahra Mustika
Kegaduhan Pasca Salat Id Ganggu Fokus Jamaah