Oleh : Siti Ulami
(Mahasiswi Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam)
Aku takut, Tuan
Hari itu kabar baik milik sahabatku
Tapi kau berada di tempat yang sama.
Aku tak menemui sahabatku
Karena takut berpapasan denganmu.
Secerca keberanian tak ada dalam diriku
Jika itu tentangmu.
Walau rindu ini menahun
Ia tak mampu memberiku keberanian.
Aku takut menjadi penjahat
Dalam hubungan yang sedang kau jalani, Tuan
Dengan puan yang baik hati itu.
Mengapa semesta mengutukku
Dengan perasaan ini?
Aku ingin semua tentangmu hilang
Dan lenyap, Tuan.
Aku yang terlalu terbawa semesta,
Padahal ia tak pernah benar-benar memihak.
Semua ini murni salahku
Karena jatuh hati padamu.
Waktu telah berlalu bertahun-tahun
Namun aku masih terjebak di tempat yang sama.
Aku mencoba melanjutkan hidupku
Mencoba berjalan tanpa bayangmu
Tapi tetap saja tak bisa.