Suarakampus.com – Mahasiswi Program Studi Perbandingan Mazhab, Yulan Helda Fitri meraih penghargaan Bintang Aktivis Kampus sebagai upaya memperkenalkan program studinya yang minim peminat. Menurutnya, prestasi, kepemimpinan, dan kontribusi organisasi yang membuatnya mencapai penghargaan yang didambakan tersebut, Jumat (31/7).
Yulan menyampaikan pendapatnya, motivasinya dalam aktif berorganisasi berawal dari kesadaran bahwa mahasiswa tidak cukup hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga harus mencari pengalaman dan menggali potensi diri melalui kegiatan kemahasiswaan.
Katanya, titik baliknya terjadi saat mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Dasar yang membuka pola pikirnya untuk menjadi mahasiswa yang aktif. Menurut pengakuannya, dirinya juga mengabdi Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) selama dua periode.
” Saya juga pernah mengabdi di Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) selama satu periode serta menjadi anggota Departemen Keilmuan dan Keagamaan”, ungkap Yulan.
Selain menjadi pengurus organisasi, ia aktif dalam berbagai kepanitiaan seminar, pelatihan, PBAK, hingga perlombaan, sampai dipercaya menjadi wakil “Master Of Traning”. Peraih Bintang Aktivis itu mengatakan pernah bergabung di UKM Shorinji Kempo dan meraih predikat juara III Lomba Peradilan Semu tingkat fakultas.
Baginya, tantangan terbesar adalah membagi waktu antara kuliah dan organisasi yang membuat dirinya menjadi lebih disiplin waktu. Ia juga menjelaskan, penghargaan Bintang Aktivis Kampus memiliki makna lebih dari sekadar prestasi pribadi, karena dibalik itu ada rasa tanggungjawab yang harus dimiliki.
“Saya ingin membuktikan bahwa meski berasal dari prodi yang kurang diminati, kami tetap mampu berprestasi.”jelasnya.
Dalam akhir penyampaiannya, Ia berharap mahasiswa tidak hanya bersikap apatis terhadap kehidupan kampus, karena pengalaman di luar kelas juga menjadi hal yang sangat penting untuk menambah wawasan dan pengalaman yang baru.
“Utamakan kuliah, jalankan organisasi dengan tanggung jawab, dan jangan pernah berhenti berkembang.”tutupnya. (Raf)
Wartawan: Haida Putri Lubis (Mg)