Indri Bongkar Rahasia Konten Siap Publish Dalam Pelatihan BNSP FUSA

Dokumentasi pelatihan BNSP UIN IB Padang (sumber: Zahra Mustika/ Suarakampus.com)

Suarakampus.com – Pelatihan sertifikasi Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang dilaksanakan oleh Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama (FUSA) di Gedung J Kampus III UIN Sungai Bangek mendapat respons positif dari mahasiswa. Kegiatan ini dinilai mampu meningkatkan kemampuan digital sekaligus mengembangkan soft skill dalam menghadapi perkembangan era digital, Selasa (02/06).

Instruktur Content Creator BNSP, Indri Sulistianingsih mengatakan, pelatihan tersebut tidak hanya berfokus pada penguasaan hard skill. “Tetapi juga soft skill, karena kami merasa banyak mahasiswa yang belum percaya diri,” katanya.

Indri menjelaskan, dirinya telah menjadi assesor BNSP dan LSP Digital sejak 2021, dan saat ini mengajar sebagai dosen di Politeknik Negeri Medan. “Saya menyelesaikan S1 Teknik Informatika di Universitas Pembangunan Panca Budi, dan S2 Magister Informatika Komputer di Universitas Amikom Yogyakarta,” jelasnya.

Selain menjadi instruktur content creator, dirinya juga pernah menangani pelatihan digital marketing dan operator komputer muda. “Saya banyak meneliti tentang search engine automation yang berkaitan dengan digital marketing,” katanya kepada wartawan suarakampus.com.

Selama pelatihan berlangsung, Indri melihat antusiasme peserta cukup tinggi dalam mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. “Saya senang melihat kontribusi dan komitmen mahasiswa untuk mencapai kompetensi sesuai hasil yang diinginkan,” ungkapnya.

Saat didatangi wartawan suarakampus.com di Gedung J, Indri memaparkan, mahasiswa yang perlu meningkatkan rasa percaya diri. “Pesan saya, mahasiswa harus meningkatkan percaya diri dalam berkarya,” paparnya.

Salah seorang peserta, Fayyadh Dzorif mengaku, pelatihan tersebut memberikan pengalaman baru dalam proses produksi konten digital. “Saya menjadi paham bagaimana ide bisa diarahkan hingga menjadi konten yang siap publish,” sampainya.

Menurut Fayyadh, materi yang diberikan sangat relevan dengan perkembangan zaman. “Saat ini, tentu media social bukan lagi hal yang baru bagi kita,” tuturnya.

Sementara itu, Khairul Fuadi menilai pelatihan tersebut menjadi dasar penting dalam mengembangkan kemampuan digital mahasiswa. “Kami belajar membuat skrip hingga publikasi konten,” imbuhnya.

Fuadi mengatakan, kemampuan yang diperoleh selama pelatihan hendaknya dapat digunakan untuk menyebarkan hal-hal positif melalui media digital. “Semoga kontan yang dihasilkan dapat memotivasi khalayak,” pungkasnya. (Raf)

Wartawan: Putri Wahyuni (Mg).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Pelatihan Soft Skill Sertifikasi BNSP FUSA Hadirkan Tiga Narasumber Kompeten

Next Post

Antusias Belajar Teknologi, Mahasiswa FUSA Disebut Berani Keluar dari Zona Nyaman

Related Posts