Suarakampus.com-Fasilitas WC Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) dikeluhkan mahasiswa karena dinilai belum memadai. Air yang kerap mati, tekanan air tidak stabil, serta pintu toilet yang rusak menjadi persoalan yang diharapkan segera diperbaiki pihak fakultas, Senin (29/06).
Mahasiswi FEBI berinisial S mengatakan, secara umum fasilitas WC di lingkungan FEBI memerlukan perbaikan.
“Selang meneteskan air, selain itu di jam tertentu air sering mati,” katanya.
Selain itu, sejumlah gagang atau knop pintu toilet juga rusak sehingga tidak dapat dikunci dari dalam.
“Saya harus meminta teman menjaga pintu saat menggunakan toilet,” ungkapnya.
Mahasiswi lainnya berinisial SI menyebutkan, selang air dan tekanan air di sejumlah toilet juga tidak berfungsi dengan baik.
“Ketika digunakan, air menyebar kemana-mana,” sebutnya.
Berdasarkan pengalaman, ia mengaku pernah mendapati air mati di toilet Gedung B lantai empat dekat aula sebanyak dua kali.
Ia berharap pihak fakultas segera memperbaiki berbagai fasilitas yang rusak agar mahasiswa dapat menggunakan toilet dengan lebih nyaman dan aman.
Menanggapi hal tersebut, Wakil Dekan II FEBI, Yenti Afrida menyampaikan, perbaikan fasilitas WC saat ini berada pada tahap eksekusi sesuai anggaran yang tersedia.
“Vendor sudah dihubungi minggu lalu setelah rapat dengan mahasiswa, bahan termasuk kunci-kunci juga sudah dibeli, tinggal pengerjaan,” tulisnya melalui pesan WhatsApp.
Yenti menambahkan, FEBI mengalokasikan anggaran sebesar Rp50 juta setiap tahun untuk perbaikan berbagai fasilitas yang mengalami kerusakan.
Meski telah menyampaikan besaran anggaran yang dialokasikan, Yenti belum menjelaskan secara rinci kapan proses perbaikan fasilitas WC akan mulai dikerjakan. (rar)
Wartawan : Irfannov Zacky Aji (Mg)