Suarakampus.com – Nursaniati, mahasiswa Program Studi Matematika Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang dinobatkan sebagai lulusan terbaik pada Wisuda ke-96. Prestasi tersebut diraih melalui kerja keras, disiplin, doa, dan perjuangan selama menempuh pendidikan di tengah berbagai keterbatasan ekonomi keluarga, (Rabu 29/07).
Nursaniati mengaku bersyukur dan terharu atas pencapaian yang tidak pernah dibayangkannya sebelumnya karena menjadi bukti dari seluruh perjuangan selama masa perkuliahan. “Predikat ini bukan hanya menjadi kebanggaan bagi saya, tetapi juga bagi kedua orang tua, adik, dosen, dan semua pihak yang selalu mendukung saya,” ujarnya.
Ia menyampaikan, predikat lulusan terbaik bukan sekadar penghargaan akademik, melainkan bukti bahwa usaha yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dapat menghasilkan pencapaian. “Keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih prestasi, dan saya berharap pencapaian ini dapat menjadi motivasi bagi mahasiswa lain agar tidak mudah menyerah,” sampainya.
Nursaniati mengatakan dirinya berasal dari keluarga sederhana dan pernah menghadapi keterbatasan ekonomi yang menjadi motivasi untuk terus belajar serta membanggakan kedua orang tua. “Setiap kali merasa lelah atau ingin menyerah, saya selalu mengingat perjuangan orang tua sehingga kembali semangat menyelesaikan tanggung jawab sebagai mahasiswa,” katanya.
Ia menjelaskan keberhasilannya dalam bidang akademik diperoleh melalui konsistensi, kedisiplinan, dan kebiasaan belajar secara rutin sejak awal perkuliahan. “Saya selalu berusaha memahami materi, mencatat poin penting, mengerjakan tugas tepat waktu, serta tidak ragu bertanya kepada dosen atau berdiskusi dengan teman,” jelasnya.
Menurut Wisudawan Matematika ini, tantangan terbesar selama kuliah adalah kondisi ekonomi keluarga serta kesulitan membagi waktu antara perkuliahan, organisasi, dan kegiatan lainnya. “Saya belajar membuat skala prioritas, menyusun jadwal, menjaga semangat dengan berdoa, serta meminta dukungan keluarga agar seluruh tanggung jawab dapat diselesaikan,” jelasnya.
Selain fokus pada akademik, Nursaniati juga aktif mengikuti organisasi, kepanitiaan, dan berbagai perlombaan yang membantunya mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, manajemen waktu, serta kepemimpinan, “Pengalaman di luar akademik membantu mengembangkan keterampilan dan kemampuan yang mendukung dunia kerja serta kehidupan bermasyarakat” tambahnya.
Selama menjadi mahasiswa, ia berhasil meraih sejumlah prestasi, di antaranya Medali Perunggu kategori Poster pada Lomba Makalah dan Poster Kalkulus ke-2 KAMINDO dan ITB 2024, Juara II Essay Nasional MATHESIA Universitas Palangka Raya 2025, serta Juara II Cerdas Cermat Ramadhan Spectakuler HMPS Matematika FST UIN Imam Bonjol Padang 2025. “Prestasi tersebut menjadi pengalaman berharga yang memotivasi saya untuk terus mengembangkan diri,” ujarnya.
Ia menyebut pengalaman paling membanggakan selama kuliah adalah mengikuti Lomba Kalkulus yang diselenggarakan melalui kerja sama Komunitas Analisis Matematika Indonesia (KAMINDO) dan Insitut Teknologi Bandung (ITB) karena menjadi pengalaman pertamanya berkompetisi di luar Pulau Sumatera. “Saya mendapatkan pengalaman baru, bertemu banyak orang, melihat lingkungan berbeda, dan memperoleh wawasan yang membuat saya semakin percaya diri,” tegasnya.
Nursaniati juga mengungkapkan pentingnya mengatur waktu dengan membuat daftar prioritas dan jadwal kegiatan agar seluruh tanggung jawab dapat berjalan seimbang. “Saya menyelesaikan pekerjaan secara bertahap agar tetap dapat menjalankan berbagai aktivitas tanpa mengabaikan akademik.,” tuturnya.
Ia menyampaikan keberhasilannya tidak terlepas dari dukungan kedua orang tua, adik, serta para dosen Program Studi Matematika yang selalu memberikan doa, motivasi, dan bimbingan selama proses pendidikan. “Saya sangat berterima kasih kepada seluruh dosen yang telah membimbing dan memberikan ilmu selama saya menempuh pendidikan di bangku kuliah,” sampa nursaniati.
Setelah menyelesaikan studi, Nursaniati berencana mengembangkan karier sesuai bidang yang dipelajari serta meningkatkan kompetensi melalui berbagai pelatihan dan pengalaman kerja. “Saya berharap ilmu yang saya miliki dapat memberikan manfaat bagi masyarakat dan menjadi kontribusi nyata bagi perkembangan pendidikan maupun bidang matematika di Indonesia,” pungkasnya. (raf)
Wartawan: Zahra Zaqhira Pilli (Mg)