Suarakampus.com- Himpunan Mahasiswa Program Studi Studi Agama-Agama (HMP SAA) gelar Musyawarah Komisariat Mahasiswa (Mukosma). Forum evaluasi organisasi ini dijadikan sebagai patokan keberlangsungan estafet kepengurusan HMP, Sabtu (13/12)
Ketua Umum HMP SAA, Amanda Angelina, menyampaikan bahwa Mukosma adalah wadah penting untuk mengevaluasi kinerja organisasi. “Kami biasanya merumuskan langkah strategis ke depan, ” sampainya.
Ia beri apresiasi ata kerja panitia dan pihak yang berkontribusi dalam pergelaran Mukosma. “keseriusan panitia menjadikan Mukosma dapat terlaksana dengan baik,” katanya.
Amanda berharap agar forum ini melahirkan gagasan yang membangun. “Semoga kepengurusan berikutnya lebih baik” ujarnya.
Ketua Panitia Mukosma, M. Aziz Mardatillah, menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah bagian dari proses kaderisasi pengurus HMP periode 2026. “Kami mengusung nilai kerukunan dan semangat,“ jelasnya.
Lanjutnya menambahkan, bahwa panitia telah melakukan berbagai persiapan sebelum kegiatan berlangsung. “Sebanyak enam kali rapat telah dilakukan untuk pelaksanaan acara,” terangnya.
Menurut Aziz, pelaksanaan MUKOSMA berjalan lancar dengan partisipasi yang baik. “Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung,” ujarnya.
Sementara itu, Kaprodi Studi Agama-Agama, Dwi Wahyuni, menekankan pentingnya menjalankan organisasi secara bijak. “Mahasiswa harus bertanggung jawab,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa aturan organisasi yang dirumuskan merupakan hasil kesepakatan bersama. “AD/ART adalah pedoman yang harus dipatuhi oleh seluruh anggota,” katanya.
Menutup sambutan, Dwi Wahyuni berharap MUKOSMA dapat menjadi ruang pembelajaran. “Setiap keputusan hendaknya mengutamakan kepentingan organisasi dan kebersamaan,” tutupnya. (ryn)
Wartawan: Putri Wahyuni (Mg), Zahra Mustika