Assyifa Salsabila Buktikan Organisasi Wadah Kembangkan Diri dan Prestasi

Potret diri Assyifa. (Sumber: Dokumentasi Narasumber).

Suarakampus.com– Keaktifan Assyifa Salsabila Ramadhani di berbagai organisasi kampus sejak Sekolah Menengah Pertama (SMP) berhasil menghantarkannya mengembangkan diri dan meraih prestasi di bidang sosial dan Komunikasi Informasi (Kominfo). Mahasiswi Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) UIN Imam Bonjol Padang ini membuktikan organisasi sebagai ruang belajar nyata, Minggu (19/4).

Assyifa menyebut dirinya aktif di Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kerohanian Studi Islam (KSI) Ulul Albab, Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Manajemen Dakwah, dan Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA). “Saya lebih sering di bidang sosial karena itu yang saya sukai,” ujarnya.

Mahasiswi itu menjelaskan, bidang sosial dipilih karena ingin terjun langsung ke masyarakat dan belajar peduli terhadap sesama. “Saya ingin belajar peduli terhadap sesama,” jelasnya.

Di UKM KSI, ia pernah ditempatkan di bidang Kominfo meski belum memiliki kemampuan desain grafis. “Awalnya saya tidak bisa, tapi saya belajar dari pengalaman,” tuturnya.

Pengalaman organisasi membuatnya kini mampu menguasai desain grafis dan meraih juara satu lomba desain grafis tingkat fakultas. “Sekarang saya sudah paham cara kerjanya,” ucapnya.

Assyifa mengungkapkan, minat organisasi sudah tumbuh sejak SMP dan menjadi bagian penting dalam hidupnya. “Organisasi sudah menjadi bagian penting bagi saya,” ungkapnya.

Menurutnya, organisasi menjadi wadah pengembangan diri, relasi, dan peningkatan kepercayaan diri. “Dari tidak bisa menjadi bisa,” ujarnya.

Ia menuturkan, akademik tetap menjadi prioritas dengan manajemen waktu yang ketat. “Saya membuat rundown agar tetap seimbang,” jelasnya.

Tantangan utama dalam berorganisasi adalah perbedaan pendapat yang diselesaikan dengan komunikasi baik. “Semua diselesaikan dengan komunikasi baik,” ucapnya.

Assyifa menilai aktivis kampus dinilai dari kontribusi dan konsistensi, bukan sekadar sertifikat. “Dampak nyata lebih penting dari sertifikat,” katanya.

Ia berharap mahasiswa lain dapat terus berkembang dan bermanfaat, baik di akademik maupun masyarakat. “Saya ingin memotivasi mahasiswa lain,” tutupnya. (rar)

Wartawan: Haida Putri Lubis (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Aidil dan Segudang Prestasi

Next Post

Siska Julianty Raih Predikat Wisudawan Terbaik Ilmu Hadis UIN IB

Related Posts