Delapan Wisudawan Dinobatkan sebagai Bintang Aktivis UIN IB Padang

Dokumentasi Bintang Aktivis UIN IB Padang ( sumber: Zahra Mustika/Suarakampu.com)

Suarakampus.com- Hari kedua prosesi wisuda angkatan ke-95 Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang yang diselenggarakan di gedung J, kukuhkan delapan mahasiswa sebagai Bintang Aktivis Kampus. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi mereka dalam pengembangan kehidupan kampus, baik akademik maupun organisasi, minggu (19/4)

Adapun delapan mahasiswa yang meraih predikat Bintang Aktivis beserta capaiannya adalah sebagai berikut:

1. Danta Dwi Putra, Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, IPK 3,89 dengan predikat Pujian.

2. ⁠Fauzi Aulia Akbar, Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IPK 3,57 dengan predikat Pujian.

3. ⁠Ahmad Zakri, Program Studi Hukum Keluarga, Fakultas Syariah, IPK 3,71 dengan predikat sangat memuaskan.

4. ⁠Aidil Saputra, Program Studi Ilmu Alqur’an dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, IPK 3,70 dengan predikat Pujian.

5. ⁠As-Syifa’ Salsabila Ramadhani, Program Studi Manajemen Dakwah, Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi, IPK 3,89 dengan predikat Pujian.

6. ⁠Yossi Febrian, Program Studi Ekonomi Syariah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, IPK 3,55 dengan predikat sangat memuaskan.

7. ⁠Gita Putri, Program Studi Hukum Ekonomi Syariah, Fakultas Syariah, IPK 3,84 dengan predikat Pujian.

8. ⁠Karen Karista, Program Studi Studi Agama-Agama, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, IPK 3,94 dengan predikat Pujian.

Salah satu bintang aktivis Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi ( FDIK ), Muhammad Aldi mengungkapkan, di hari wisuda ini jiwa wisudawan dipersembahkan kepada orang tua. “Kebanggaan dan sebuah kemenangan besar dalam hidupnya,” ungkapnya.

Aldi menambahkan, saat awal perkuliahan rasanya memikul beban berat yaitu tantangan dan rintangan yang selalu terpikirkan. “ Bukan karna buku akan tetapi ekspektasi dari keluarga, ” tambahnya.

Dalam mengakhiri ucapannya, ia mengatakan, gelar yang di belakang nama hanyalah sebuah simbol, akan tetapi dari banyaknya sejarah adalah melewati sampai titik ini. Kerja keras dan usaha yang mengantarkannya, “ pungkasnya. (Raf)

Wartawan : Nur Hanifah (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Anak Pertama dari Keluarga Sederhana, Nurul Fadillah Buktikan Raih Prestasi

Next Post

Enam belas wisudawan UIN IB Padang dinobatkan sebagai Bintang Aktivis

Related Posts