Di Lorong Usaha

Ilustrasi lorong dengan deretan loker, melambangkan perjalanan usaha yang dijalani dalam diam, sarat sabar dan harapan. Sumber : Najwalin Syofura.

Oleh : Nanang Sanjaya
(Mahasiswa Jurusan Perbankan Syariah)

Di lorong sunyi bernama usaha
Aku melangkah tanpa banyak suara
Bukan karena tak lelah
Namun karena harapan harus tetap terjaga

Hari-hari mengajarkanku bertahan
Pada sabar yang sering disalahpahami
Pada doa yang tak selalu terucap lantang
Namun setia mengetuk langit tiap malam

Kadang dunia terasa terlalu cepat
Sementara langkahku masih tertatih
Aku belajar menerima keterlambatan
Tanpa membenci diri yang sedang berbenah

Jika langkahku pernah goyah
Itu bukan tanda ingin menyerah
Hanya jeda untuk menguatkan langkah
Agar mimpi tak patah di tengah lelah

Aku menyimpan cerita dalam diam
Membungkusnya dengan senyum yang dipinjam
Sebab tidak semua orang perlu tahu
Betapa kerasnya aku berjuang dengan waktu

Dan bila kelak cahaya itu tiba
Biarlah aku tersenyum sederhana
Sebab aku tahu
Segala yang tumbuh indah
Lahir dari proses yang tak mudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

LBH Padang Luncurkan CATAHU 2025

Next Post

Aku Yang Tak Pernah Dipilih

Related Posts