Bangkit dan Bergeraklah

Oleh: Nada Asa Fhamilya Febria Andre (Mahasiswa UIN IB Padang)

Derai hujan bersenandung pilu
Memeluk rintih bersama angin malam
Bersama hari dipenghujung bulan Juni
Dan memupuk pelukan indurasmi
Duhai diri, kenapa kau masih terbuai di sini?
Apakah kau tak mau berdemokrasi?
Apa kau tak butuh relasi?
Kau bukan lagi berusia dini
Maka jelajahilah sisi bumi ini
Lihatlah di gubuk sana
Ada yang mengharapkanmu
Mereka tak membagi elegi padamu
Mereka selalu mengagumimu
Apakah kau tak mau melihat senyumnya di penghujung usia?
Apakah kau tak mau memeluknya dengan balutan sutera yang bermerek?
Apakah kau tak mau mereka mencicipi bagaimana dinginnya pendingin ruangan?
Dan apakah kau tak mau membawa mereka melintasi jalanan dengan kendaraan roda empat?
Bangkitlah dan bergeraklah jika kau tak mau memupuskan asa yang senantiasa dilangitkan seusai sujud mereka
Ingat, hidup tanpa berusaha sama saja bohong
Yang ada kau celaka dalam belenggu sendiri

Padang, 27 Juni 2021.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Jenazah Dosen FAH Maksum Disalatkan di Masjid Kampus

Next Post

Riset Remotivi: Perempuan Masih Terpinggirkan dalam Iklim Jurnalisme

Related Posts

Petani Bertopi Besi

Oleh: Felia Jauh di ujung kotaTerdengar suara indah menyapaHijaunya pemandanganMenebar pesona penuh asmaraIndonesia kaya akan hasil bumiPadi padi…
Selengkapnya

Lentera Malam

Oleh: Yosi Sri Wahyuni (Mahasiswa IAI Sumbar-Pariaman) Bersinar dalam kegelapanMemberikan ketenanganJiwa yang mengharapkan cahaya kebaikanGemeresik angin membawakanKabar akan…
Selengkapnya
Total
0
Share