Dilanda Krisis, Rumah Tahfiz Ashbabul Quran Nurul Ilmi Buka Donasi

Rumah Tahfiz Ashbabul Quran Nurul Ilmi (Foto: Latif-Suara Kampus)

Suarakampus.com- Dilanda krisis biaya operasional dan honor guru, Rumah Tahfiz Ashbabul Quran Nurul Ilmi buka donasi untuk keberlangsungan lembaga. Rumah Tahfiz tersebut berlokasi di Kampung Pinang, Kelurahan Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Kota Padang.


“Rumah tahfiz ini sudah beroperasi sejak 2017 lalu, sebagai tempat bimbingan dan menghafal Al-Quran serta ibadah,” ucap salah seorang pengurus, Delli Syafrizon kepada suarakampus.com, Rabu (12/10).


Berdasarkan pantauan tim suarakampus.com, Rumah Tahfiz yang tersebut dihuni oleh 25 orang. Dengan santri termuda menginjak sekolah dasar, dan santri tertua berada di bangku perkuliahan.


Delli Syafrizon menuturkan mayoritas para santri di sana berprestasi dan banyak diterima di sekolah ataupun perguruan tinggi negeri. “ Santri di sini banyak yang diterima di sekolah ataupun perguruan tinggi negeri melalui jalur tahfiz,” tutur pria yang akrab disapa Mak Etek Del itu.


“Selama Rumah Tahfiz ini berdiri, sudah banyak yang menjadi penghafal Al-Quran, dan bahkan sampai bersaing di kancah nasional,” imbuhnya.


Sistem di Rumah Tahfiz tersebut wajib asrama, kata Mak Etek Del, hal tersebut bertujuan supaya hafalan para santri lebih mudah dikontrol. Selain itu, kedisiplinan serta ibadah para santri juga diasah ketika wajib asrama tersebut.


Ia mengatakan, untuk sekarang ini Rumah Tahfiz Ashbabul Quran Nurul Ilmi sedang membutuhkan bantuan dari para donatur yang ingin menyumbangkan hartanya. Donasi tersebut, nantinya akan digunakan sebagai honor guru serta listrik di Rumah Tahfiz tersebut.
“Kita membuka program donasi seratus ribu untuk paket setahun, untuk itu kita membutuhkan 110 donatur. Jika ditotalkan, seluruhnya berjumlah Rp.10.900.000,” jelasnya.


Mak Etek Del mengatakan, donasi tersebut bisa disalurkan melalui rekening BRI dengan nomor 160301007690532 atas nama TPQ Masjid Quba. “Kami berterima kasih kepada para donatur yang sudah mendonasikan hartanya, dan jika tak cukup materi, doa sudah cukup untuk mendapatkan kemuliaan,” ucapnya di akhir wawancara. (gfr)

Wartawan: M. Abdul Latif (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Mahasiswa SAA Dilaporkan Hilang, Kaprodi: Tidak Berkaitan dengan Kampus

Next Post

UIN Suska Kunjungi UIN IB, Bahas Sistem Penerimaan Mahasiswa Baru

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty