Suarakampus.com– Festival Budaya Paninggahan bertema “Paninggahan Berkibar Merayakan Kebudayaan dalam Bingkai Kemerdekaan Indonesia” berhasil memperkuat solidaritas antara pemuda lokal dan mahasiswa KKN di Nagari Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok. Acara kolaboratif ini menghadirkan empat program utama yang mencerminkan kekayaan budaya lokal dengan melibatkan sekitar 50 pemuda, Senin (18/08).
Ketua Umum Sanggar Karesa, Badri Zaldandra mengatakan, festival ini lahir dari inisiatif silaturahim antara pemuda Keresa dengan mahasiswa KKN untuk saling bertukar ilmu dan pengalaman. “Tujuan pertama silaturahim, kedua pemuda Keresa dapat ilmu dari mahasiswa,” ungkapnya.
Badri menjelaskan, penyelenggara menghadirkan empat program utama yang mencerminkan kekayaan budaya lokal Paninggahan meliputi Lomba Tahfiz Anterjorong, Festival Budaya Pakaian Adat Negeri Asli Paninggahan, Aksi Solidaritas Palestina, dan penampilan tari kreasi. Lomba Tahfiz diikuti 15 peserta utusan per jorong yang menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap nilai keagamaan.
Pria itu menyebutkan, program unggulan adalah Festival Budaya Pakaian Adat Negeri Asli Paninggahan yang menjadi puncak acara dan berhasil memukau pengunjung. “Festival Pakaian Adat Negeri Asli Paninggahan sangat memukau,” tegas ketua sanggar tersebut.
Aktivis budaya itu menambahkan, sekitar 50 pemuda terjun langsung membantu mensukseskan acara bersama mahasiswa KKN dalam kolaborasi yang menciptakan sinergi positif. Festival mendapat respons baik dari pejabat daerah termasuk Camat Junjung Sirih yang mengapresiasi kegiatan pelestarian budaya tersebut.
Pemimpin sanggar tersebut menyatakan, festival berhasil mengaktifkan kembali pemuda daerah yang sebelumnya kurang terlibat kegiatan kemasyarakatan. “Silaturahim terbangun baik antara pemuda lokal dan mahasiswa,” jelasnya.
Badri berharap kerja sama dapat berkelanjutan dalam bentuk mentorship dan pembimbingan akademik bagi pemuda lokal yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. “Adik-adik yang ingin kuliah nanti bisa dibantu anak KKN,” harap tokoh muda tersebut. (ver)
Wartawan: Muhammad Ibrha Nefdrian