Pelatihan Jurnalistik Tingkat Lanjut Nasional (PJTLN), yang di selenggarakan oleh Lembaga Pers Mahasiswa Suara Kampus hadirkan Francisca Christy Rosana, jurnalis yang akrab disapa Chica, sebagai narasumber. Ia membedah materi perbedaan jenis penulisan berita straight news hingga investigasi. Kegiatan ini berlangsung di ruangan telekonferensi gedung j UIN Imam Bonjol Padang, Minggu (14/09).
Chica menjelaskan bahwa, Straight news adalah peristiwa yang dikabarkan dengan cepat. Fenomenanya harus segera disampaikan ke pembaca. “Berita hanya singkat, dengan sifat mengabarkan saja, tidak mendalam,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menyebutkan bentuk lain yang kerap digunakan, yakni berita eksplainer. Eksplainer merangkum peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu untuk dijadikan satu berita baru atau artikel. “Bisa dijelaskan dalam paragraf atau poin-poin, dan biasanya hadir di pagi hari,” ujarnya.
Lain halnya dengan berita indepth yang menceritakan atau menjawab pertanyaan tentang apa yang terjadi, bagaimana, serta siapa yang melakukannya. “Indepth tidak perlu data yang terlalu mendalam, cukup wawancara singkat,” katanya.
Sementara itu, liputan investigasi menurutnya berbeda dari indepth sebab investigasi berfokus pada pembuktian sebuah peristiwa. “Prosesnya lebih mendalam dan menyeluruh, terutama ketika mengangkat skandal atau menemukan kejanggalan,” tambah Chica.
Ia juga memaparkan, karakteristik liputan indepth. Pertama, berbentuk feature atau news story, bukan dimulai dari pernyataan, melainkan liputan yang dibuat hangat atau baru dan belum pernah ada di tempat lain. Kedua, topiknya biasanya bersinggungan dengan skandal atau masalah. Ketiga, tulisan lebih panjang, bahkan bisa lebih dari 7.000 kata.
Selain itu, ia juga mengatakan liputan indepth membutuhkan waktu lama dalam penulisan, “diawali dengan data berupa dokumentasi atau cerita dari narasumber, serta memerlukan dana yang lebih besar.” Tutupnya. (asr)
Wartawan : Mardatillah