Ikuti SKB 3 Menteri, UIN IB Bakal Laksanakan Perkuliahan Rabu Mendatang

Potret Gedung Rektorat Kampus III UIN IB Padang (Ummi/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Ikuti jadwal kerja pemerintah Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang bakal laksanakan perkuliahan pasca cuti bersama Idulfitri pada Rabu (26/04) mendatang. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik dan kelembagaan, Yasrul Huda.

Berdasarkan Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama (Menag), Menteri Ketenagakerjaan (Menaker), Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menteri PANRB) Nomor 327 Tahun 2023, Nomor 1 Tahun 2023, Nomor 1 Tahun 2023 tentang Perubahan Atas Keputusan Bersama Menag, Menaker, Menteri PANRB Nomor 1066  Tahun 2022, Nomor 3 Tahun 2022, Nomor 3 Tahun 2022 tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023. Melalui SKB tersebut cuti bersama Idulfitri 1444 Hijriah dilaksanakan lebih awal dan ditambah satu hari dari tanggal 19-25 April 2023.

“Sesuai mulai jadwal kerja dari pemerintah, kita juga sudah mulai perkuliahan,” ungkap WR I yang akrab disapa Udo tersebut.

Kemudian, kata dia, perkuliahan akan dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan seperti biasa. “Perubahan hanya terletak pada jam saja, yang biasanya di bulan Ramadan 07.30 WIB diganti menjadi 08.00 WIB,” jelasnya.

“Bulan Ramadan telah usai, ketentuan perkuliahan tentu kembali seperti semula,” sambungnya.

Ia berharap mahasiswa dapat melaksanakan perkuliahan dengan baik dan memiliki kompetensi di bidang akademik. “Untuk mahasiswa saya berharap kalian semua memiliki berbagai keahlian untuk dipergunakan di masa depan nanti,” tutupnya. (wng)

Wartawan: Fajar Hadiansyah

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Berikan Bantuan ke Masjid dan TPQ, HIMATIKA Buka Open Donasi Lanjutan

Next Post

Lempar Gelang, Permainan Tradisional yang Banyak di Gemari Kaum Muda Hingga Dewasa

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty