Suarakampus.com– Indeks Penilaian Kumulatif (IPK) 3,99 berhasil digenggam Taufiq Hidayat melalui konsistensi belajar serta keterlibatan aktif dalam riset, organisasi, dan publikasi ilmiah selama masa perkuliahan. Ia juga menorehkan delapan prestasi tingkat nasional di berbagai bidang akademik, Senin (20/04).
Taufiq mengungkapkan, keberhasilannya diraih dengan menjaga proses belajar secara disiplin sejak awal semester. “Saya mengelola waktu, menetapkan prioritas, dan fokus pada perkembangan diri,” ungkapnya.
Mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) ini menambahkan, peran dosen sangat membantu dalam perjalanan akademiknya. “Baik dalam bimbingan maupun membuka peluang pengembangan diri ” tambah dia.
Menurutnya, dosen tidak hanya membimbing, tetapi juga memberi akses untuk berkembang, diantaranya:
- Suryadi Fajri
- Ahmad Nurhuda
- Syahril
- Atqo Akmal
- Mufti Ulil Amri
- dan Alfred dalam bidang akademik, riset, hingga publikasi ilmiah.
“Saya banyak belajar tentang arah berpikir dan memanfaatkan peluang dari para dosen tersebut,” ujarnya.
Ia juga aktif dalam berbagai pengalaman profesional di bidang riset dan publikasi yang memperkuat kapasitas akademiknya. “Pengalaman tersebut melatih saya dalam berpikir kritis dan bertanggung jawab,” katanya.
Selain itu, ia terlibat dalam berbagai proyek riset dan publikasi ilmiah yang memperluas wawasan serta relasi akademik. “Kegiatan ini sangat membantu pengembangan diri saya,” tuturnya.
Prestasi yang diraih antara lain:
- Gold Medalist Indonesia Youth Science Olympiad (Geography), tingkat perguruan tinggi, Balikpapan (2023).
- Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Sosial PKM-U UIN Imam Bonjol Padang (2024).
- Juara 1 Lomba Karya Tulis Ilmiah Sosial PKM-U UIN Imam Bonjol Padang (2025).
- Juara 1 Lomba Esai Sosiologi Universitas Hasanuddin (2025).
- Juara 2 Lomba Policy Brief Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan RI (2025).
- Juara 2 Lomba Business Plan FEB Universitas Diponegoro (2025).
- Juara 1 Lomba Menulis Opini Nasional tentang Bullying tingkat nasional (2025).
- Penerima Hibah Penelitian LP2M UIN Imam Bonjol Padang (2025).
Ia menyebut, berbagai capaian tersebut merupakan hasil dari proses yang konsisten selama perkuliahan. “Prestasi ini menjadi bukti bahwa usaha yang saya lakukan tidak sia-sia,” sebutnya.
Ia berharap, pencapaian tersebut menjadi langkah awal untuk terus berkembang. “Saya ingin apa yang saya lakukan bisa memberi manfaat yang lebih luas,” harapnya. (Fau)
Wartawan : Zahra Mustika