Jalan yang Berubah Haluan

Ilustrasi menggambarkan seorang perempuan yang berjalan sendirian, mengibaratkan rasa sepi yang mendalam. Sumber : Najwalin Syofura.

Oleh: Irfanov Zacky Aji
(Mahasiswa Jurusan Ekonomi Syari’ah)

Seribu jalan sudah kulalui
Sekian langkah sudah ditelusuri
Akankah keajaiban tetap berarti
Di dunia yang sunyi ini.

Sandiwara berlipur lara
Memberikan karya tanpa nama
Jalan yang kini berubah cara
Dari terencana menjadi bencana.

Waktu terus mengeluh panjang
Memaksa jalan dengan garang
Bunyikanlah suara gagah layaknya beruang
Yang takkan kalah seperti pekikkannya elang.

Jalanku kini berubah haluan
Memang sama tetapi berbeda awalan
Kini aku hanya menatap panjang ganjaran
Dari jalan yang sudah aku pilihkan.

Dulunya memang menempuh sama
Tetapi yang sekarang berbeda
Jangan menyamakan langkah pertama
Karena tujuannya jelas berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Ujian Kesetiaan: Hadiah Terindah untuk Ibu

Next Post

Andai Jarak Dapat Mendengar

Related Posts

Juli

Oleh: Kholilah Tri Julianda (Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang) JuliKu berharap kedatanganmu membawa pelangiMengiringi sejuta hal yang dapatku…
Selengkapnya
404

404

Page not found.

Home