Jendela Abadi: 47 Tahun LPM Suara Kampus

Sumber: Elsa Mayora

Suarakampus.com- Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Kampus rayakan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-47 dengan tema “Jendela Abadi”. Kegiatan berlangsung di Aula Perpustakaan Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang, pada Sabtu, (06/12).

Ketua panitia, Muhammad Ibrha Nefdrian menyampaikan bahwa perayaan tahun ini mengusung tema Jendela Abadi, sebuah konsep yang lahir dari hasil diskusi bersama. Ini merupakan gambaran perjalanan kerja LPM Suara Kampus selama setahun terakhir. “Sebuah afirmasi tentang proses yang berkesinambungan, tidak terbatas, dan selalu bergerak menuju perbaikan”, jelas Mahasiswa Sastra Bahasa Arab ini.

Ia mengatakan bahwa kegiatan ini sudah direncanakan sejak tujuh hari yang lalu.” Kegiatan ini melibatkan anggota dari angkatan 2024 dan 2025,” katanya.

Perayaan LPM Suara Kampus resmi digelar hari ini setelah sebelumnya dijadwalkan pada 29 November. “Namun hal tersebut tidak mengurangi semangat panitia dalam menyukseskan kegiatan tahunan ini”ujarnya

 Untuk mendukung kelancaran acara, sebanyak 45 orang panitia telah dibentuk sejak Oktober lalu dengan berbagai divisi. “Tujuannya rangkaian kegiatan dapat berjalan sesuai rencana”, pungkasnya.

Perayaan LPM Suara Kampus ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kreativitas. “Melakukan perkembangan lembaga pers mahasiswa di lingkungan kampus,”harapnya.

Senada dengan itu, Pimpinan Umum LPM Suara Kampus, Ummi Nadia, membenarkan penundaan perayaan dikarnakan adanya musibah.  “Pengunduran ini bentuk belasungkawa kami terhdap bencana,”ucapnya.

Lanjutnya, Sejak 47 tahun LPM Suara Kampus, semua berita yang disampaikan secara berkala dan berimbang. “Baik itu berita Daerah, Nasional, bahkan Internasional,” ungkap mahasiswa Psikologi Islam yang akrab di sapa Umi ini. 

Pendiri LPM Suara Kampus, Yulizal Yunus, mengatakan bangga dengan melihat kemajuan lpm suara kampus saat ini.“Jauh lebih maju dari periode awal masa saya,”ucapnya.

Lanjutnya, Perkembangan sudah mulai dari media sosial, tabloid hingga majalah. “Sekarang sudah ada perkembangan dengan memanfaatkan instagram,” katanya. 

Ia juga menambahkam, bahwa suara kampus satu-satunya yang di undang 80 confes internasional, lalu  diundang khusus dan beliau pernah menjadi translator wartawan indonesia.

Pendiri  juga menjelaskan manfaat pers mahasiswa dan melihat perkembangan dari masa ke masa, proses ini adalah upaya meningkatkan kualitas mahasiswa dalam bidang media masa jurnalis penyiaran dan informasi.”Ini sesuai cita-cita suara kampus.” ungkapnya.

Yulizal Yunus, juga memberitahukan tentang strategi peningkatan pers yang bisa di lakukan pelatihan jurnalistik terus menerus, pengawasan dan bimbingan dalam mengelola media massa. “Namun ada beberapa tantangan yang di hadapi pers kampus,” pungkasnya.

Tantangan yang di hadapi pers kampus adalah keterbatasan sumberdaya dan keterlibatan mahasiswa dalam pengembangan pers. “Tentu kedepannya ini menjadi tugas bersama dalam mengatasinya,” tutupnya. (asr)

Wartawan: Siti Nur Aisyah (Mg), Nabila Azriani (Mg), Fitri Novita Siregar (Mg).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

HIMTIS Padang Galang Donasi untuk Korban Galodo di Tanjung Raya dan Palembayan

Next Post

Majalah Suara Kampus Edisi 12, Mengabadikan Dedikasi Sanusi Latief

Related Posts