Suarakampus.com – Mahasiswi Psikologi Islam UIN Imam Bonjol Padang, Hermayuni berhasil meraih medali emas dalam bidang kuliner pada ajang nasional IDEA FEST 3 di Malang. Kemenangan ini merupakan hasil dari konsisten dalam menyeimbangkan studi, organisasi, dan persiapan kompetisi selama lebih dari satu bulan, Selasa (29/7)
Hermayuni mengatakan, keberhasilan ini merupakan representasi integrasi antara nilai akademik, kepekaan sosial, dan keberanian bersaing secara sehat. “Mahasiswa UIN IB mampu bersaing di tingkat nasional khususnya dari rumpun sosial-humaniora,” katanya.
Ia mengungkapkan, keterlibatannya dalam ajang ini bermula dari seleksi internal yang dibuka oleh UPT Pengembangan Mahasiswa. “Alhamdulillah saya lolos sebagai delegasi kampus,” tuturnya.
Ia menyatakan, sebelum menghadapi kompetisi, melakukan persiapan yang matang terlebih dahulu. “Saya menjalani persiapan intensif meliputi riset pasar, penyusunan proposal bisnis, dan simulasi presentasi,” ungkapnya.
Hermayuni menuturkan, sangat bersyukur atas pencapaian yang berhasil diraih termasuk proposal nya yang dinyatakan lolos, “Alhamdlillah saya berhak mempresentasikan langsung di Malang,” tambahnya.
Ia menjelaskan, saat ini menghadapi tantangan dalam membagi fokus dan energi, terutama tengah disibukkan oleh akademik seperti seminar proposal dan tugas kuliah. “Namun saya belajar banyak dari proses ini,” ujarnya.
Menurutnya, ajang ini tidak hanya tentang hasil, tetapi tentang nilai-nilai seperti konsistensi, keberanian mencoba, dan kepercayaan diri. “Hasil bukanlah satu-satunya tujuan, tapi proses tumbuh dan belajar hal yang lebih penting,” jelasnya.
Ia menyatakan, perempuan memiliki peran penting dalam dunia kuliner sebagai inovator, penggerak nilai budaya, pemberdayaan ekonomi, serta menjadi inspirasi dil lingkungannya. “Kini semakin banyak perempuan yang memimpin usaha kuliner,” tuturnya.
Ia melanjutkan, sangat mengapresiasi UIN IB berperan dalam menyediakan ruang bagi mahasiswa untuk berkembang di luar akademik. “Kampus perlu lebih aktif memberi ruang eksplorasi potensi, terutama untuk mahasiswi,” ucapnya.
Ia menyampaikan, langkah selanjutnya adalah mengembangkan ide bisnisnya secara lebih matang dan berkelanjutan. “Saya ingin berkontribusi aktif dalam membangun prestasi kampus,” katanya.
Hermayuni menuturkan, ia terbuka untuk berkolaborasi dalam pengembangan program kewirausahaan interdisipliner. “Baik itu berdampak secara ekonomi maupun sosial sekalipun,” pungkasnya. (ver)
Wartawan : Zahra Mustika