Makanan Khas Kepulauan Mentawai di Festival Cepak Cepong

Seseorang tengah memasak makanan khas Kepuluan Mentawai di Festival Cepak Cepok pada Pekan Kebudayaan Daerah Provinsi Sumatra Barat (Sumber: Fajar/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Tidak hanya kaya akan budaya, Masyarakat Mentawai juga gemar dalam mengolah makanan dengan memanfaatkan kekayaan alam. Salah satu makanan yang menjadi kebanggaan masyarakat Kepulauan Mentawai ialah Subbet dan Kapurut Sagu.

Hidangan makanan tradisional tersebut nampak tertata di atas meja dalam Festival Cepak Cepong pada Pekan Kebudayaan Daerah Provinsi Sumatra Barat. Kegiatan tersebut digelar di kantor Dinas Kebudayaan Sumatra Barat, Minggu (02/10).

Mewakili Kepulauan Mentawai, Leo mengatakan pengolahan makanan khas dari Kepuluan Mentawai seperti Subbet dan Kapurut Sagu terkesan sederhana. “Langkah-langkah pembuatan Subbet ini sangatlah mudah,” katanya.

Adapun, kata dia, bahan pokok yang digunakan untuk membuat Subbet ialah dengan pisang dan talas. “Pisang dan talas hanya direbus dan dilumatin, nanti dibulatin dan di kasih parutan kelapa,” paparnya.

Sementara, Kapurut Sagu bahan dasar didominasi oleh sagu dan kelapa. Sesuai namanya, Kapurut yang berarti “bungkus” dalam pembuatan mesti dipaluti daun sagu. “Bahan Kapurut Sagu diisikan ke dalam bambu atau buluh untuk dimasak dengan cara dibakar,” katanya.

Kata dia, Subbet dan Kapurut Sagu sudah menjadi makanan keseharian Masyarakat Kepulauan Mentawai, dan dirinya berharap melalui festival tersebut pengunjung khususnya bisa mengenal makanan khas Mentawai tersebut. “Semoga dengan acara ini orang-orang bisa mengetahui makanan khas Mentawai, bukan hanya Subbet dan Kapurut Sagu tapi juga lainnya,” harapnya. (red)

Wartawan: Fajar Hadiansyah (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Kucing-kucingan Pembentukan Satgas Kekerasan Seksual

Next Post

Perlebar Peluang Karir di Era Digitalisasi, FS Adakan Pembelajaran Kewirausahaan

Related Posts