Oleh : Anisa Fitri Tara
(Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam)
Di mana hatimu
Di mana rasa cintamu
Di mana keadilan yang kau janjikan
Lantas mengapa kami menjerit kesakitan
Kau menjerit takut tak bisa makan
Kami menjerit kehilangan segalanya
Betapa rakusnya pemerintah ini
Kau kuras isi bumi
Hingga tak ada lagi yang tersisa
Kami generasi muda
Marah melihat penguasa
Menindas secara semena-mena
Mawar hitam tumbuh di dada kami
Gelap, menyakitkan, menusuk dari segala sisi
Ditikam berulang kali
Hingga bersuara pun
Tak lagi punya ruang