Suarakampus.com– Muhammad Ibrha Nefdrian terpilih sebagai Pimpinan Umum Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Suara Kampus Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang periode 2026 dalam Rapat Akhir Tahun (RATA). Keputusan tersebut ditetapkan di Aula Perpustakaan Kampus II UIN Imam Bonjol, Senin (29/12).
Pimpinan Umum terpilih, Muhammad Ibrha Nefdrian menyatakan, jabatan ini merupakan amanat besar yang dipercayakan oleh seluruh anggota lembaga. “Ini adalah amanat yang diserahkan oleh anggota dan Suara Kampus untuk menahkodai LPM selama satu tahun ke depan,” ujarnya.
Rian menjelaskan, langkah awal kepemimpinannya adalah mempersiapkan struktur kepengurusan dengan melakukan wawancara terhadap calon pengurus. “Kami akan melakukan wawancara dengan sejumlah pengurus yang akan menjadi pengarah dan pembelajar,” jelasnya.
Pimpinan Umum tersebut menegaskan, motivasinya maju sebagai pimpinan adalah keinginan untuk bertumbuh secara personal maupun kolektif bersama lembaga. “Ini berangkat dari keinginan untuk bertumbuh, baik secara personal maupun kolektif,” ungkapnya.
Rian menambahkan, kepemimpinan ini menjadi ruang untuk mengasah keterampilan dan memperluas kapasitas dirinya serta seluruh wartawan LPM. “Ini kesempatan bagi saya untuk meningkatkan kapasitas diri dan menjadikan LPM sebagai ladang pertumbuhan,” tambahnya.
Visi utama kepemimpinannya difokuskan pada peningkatan kapasitas wartawan di bidang kepenulisan dan nalar kritis. “Peningkatan tidak hanya fokus pada aspek teknis, tetapi juga pada penguatan nalar kognitif dan kualitas berpikir kritis,” jelas Rian.
Ia berharap soliditas internal organisasi dapat terjaga dengan semangat kebersamaan dan gotong royong antaranggota. “Harapannya agar kita bisa saling bahu-membahu supaya semua urusan berjalan lancar,” harapnya.
Ia mengungkapkan, dukungan terbesar datang dari para pengurus periode 2025 yang menjadi sumber motivasi baginya. “Mereka menguatkan keyakinan saya untuk mengambil keputusan besar ini,” ungkapnya.
Perubahan nyata yang ingin diwujudkannya adalah peningkatan kualitas wartawan LPM Suara Kampus secara menyeluruh, mulai dari kapasitas kepenulisan hingga kognitif. “Peningkatan ini mulai dari kapasitas kepenulisan yang matang hingga nalar kognitif yang lebih tajam,” tambahnya.
Dengan fokus pada kapasitas dan kualitas, Nefdrian berharap LPM Suara Kampus periode 2026 tidak hanya aktif secara kuantitas tetapi juga kuat secara nilai. “Wartawan LPM harus benar-benar siap menjadi penjaga nalar kritis,” jelasnya.
Pimpinan Umum periode 2025, Ummi Nadia, menyampaikan harapannya agar kepengurusan baru dipimpin oleh sosok yang berkomitmen memajukan lembaga. “Semoga kepengurusan selanjutnya dinahkodai oleh pemimpin yang benar-benar ingin memajukan LPM,” pungkasnya.
Ummi menambahkan, kepengurusan baru diharapkan mampu menjalankan roda organisasi dengan amanah dan penuh tanggung jawab. “Ini bukan hanya untuk pemimpin umum tetapi seluruh kepengurusan baru 2026,” tutupnya. (ver)
Wartawan: Lina Indriani