Peran Teknologi Digital dalam Dunia Pendidikan

(sumber: Ulya/suarakampus.com)

Suarakampus.com– Dosen Universitas Andalas, Rahmadi Kurnia bahas peran teknologi digital dalam dunia pendidikan di era society 5.0 dalam Seminar Nasional (Semnas) yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Tadris Matematika (HIMATIKA). Seminar diadakan di Auditorium Mahmud Yunus, kampus II UIN Imam Bonjol Padang, Sabtu (08/06).

Rahmadi mengatakan, teknologi itu lebih kepada sistem pengoperasian otomatis dengan sistematisasi yang lebih canggih. “Teknologi itu sesuatu yang mampu memudahkan pekerjaan manusia,” ucapnya saat memberikan materi.

Lalu, teknologi digital dapat membantu seseorang dalam mengejar kariernya dan terus maju sesuai dengan perkembangan zaman. “Jadi, mau tidak mau calon pendidik harus memahami teknologi digital,” katanya.

Selanjutnya, ia mengatakan bahwa teknologi dalam pendidikan juga terbagi kepada dua, yaitu passive teaching methods dan participatory teaching methods. “Ada mahasiswa yang aktif dan juga ada mahasiswa yang aktif dalam perkuliahan,” sebutnya.

Ia mengatakan, yang pertama itu adalah passive teaching, salah satunya yang termasuk kedalamnya adalah audio visual, dimana mendengar lebih membuatnya cepat dalam belajar. “Seperti seseorang yang sedang belajar bahasa Korea, belajar melalui video yang di dengarnya,” katanya.

Lalu, yang kedua, adalah participatory teaching salah satunya adalah saling menerangkan dalam pembelajaran. “Dengan cara belajar bersama dan saling menerangkan dapat membuat kita lebih cepat memahami materi,” lanjutnya.

Kendati demikian, ia juga mengatakan dari tahun ke tahun penggunaan internet di Indonesia semakin meningkat. “Pada tahun 2022 hingga 2023 ada sekitar 215, 63 juta jiwa yang menggunakan,” ujarnya.

Kemudian, dengan adanya digital dalam pendidikan terjadinya pergeseran paradigma. “Pada pengajaran salah satunya ada classroom setting, dan dalam pembelajaran tentu adanya virtual or real class(online atau tatap muka),” ucapnya.

Setelah itu, ia mengatakan bahwa salah satu contoh teknologi dalam pendidikan adalah blended learning, yang mana metode pembelajarannya itu campuran. “Pertemuan tatap muka dengan virtual yang mana didalamnya ada group discussion,” katanya 

Lalu, contoh lainnya adalah perpustakaan digital, dimana sekarang bisa mendapatkan informasi dalam format digital. “Dengan adanya perpustakaan digital juga lebih efisien dan ekonomis,” tutupnya. (hkm)

Wartawan: Ullya Rahma Yanti (Mg), Nurwasilah Arafiah (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Rafah Berbicara, Kesaksian Luka di Tanah Gaza

Next Post

Forum Masyarakat Peduli Palestina Gelar Aksi Damai di Sumbar

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty