Oleh : Najwalin Syofura (Mahasiswa UIN Imam Bonjol Padang)
Aku di mata dunia selalu salah
Bayang-bayang cela membayangi setiap langkah
Anak pertama beban tanggung jawab
Kini yang terasa begitu berat
Harapan membumbung cita-cita tinggi
Kini terbentur realita yang sangat pahit
Kesalahan kecil dibesar-besarkan
Hingga luka batin tak tertahankan
Hingga, di mata orang tua aku tak sempurna
Selalu kurang tak pernah cukup
Bandingkan dengan adik dan orang lain
Hatiku teriris terasa begitu perih
Namun di balik cela ada hati yang tulus
Rasa sayang yang mendalam tak pernah pudar
Saya berjuang untuk membuktikan
Bahwa aku mampu melampaui cela
Walau jalan masih panjang penuh rintangan
Aku tetap tegar tak pernah menyerah
Suatu hari nanti akan ku buktikan
Bahwa aku mampu menjadi yang terbaik