Oleh : Aldi Syukron
(Mahasiswa Jurusan Pengembangan Masyarakat Islam)
Aku masuk kampus dengan senyum dipinjam
Bukan karena yakin, tapi karena harus
Namaku dipanggil di ruang orientasi
Hatiku tertinggal di mimpi yang tak lulus seleksi
Jurusan ini terlihat baik dan masuk akal
Tapi di atas kertas, aman di mata orang
Tapi aku merasa asing di kepala sendiri
Seperti tamu yang lupa alasan datang
Aku duduk di kelas sambil bertanya pelan
Kapan aku mulai jujur pada diriku
Katanya ini jalan yang benar
Lurus, tenang, dan disukai banyak orang
Tapi mengapa langkahku terasa berat
Seperti berjalan tanpa arah pulang
Aku tak bodoh, aku hanya berbeda
Minatku tak diajak bicara saat keputusan dibuat
Setiap malam aku menimbang nasib
Antara bertahan atau mengkhianati diri
Aku remaja yang sedang belajar dewasa
Dan dewasa ternyata sering melukai mimpi
Jika tersesat adalah harganya
Maka aku sedang membayarnya pelan-pelan
Semoga suatu hari aku paham
Bahwa bingung juga bagian dari tumbuh
Dan dari jalan yang tak kupilih ini
Aku menemukan diriku sendiri kembali.