Suarakampus.com – Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang mengimbau civitas akademika untuk menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan. Wakil Rektor I UIN IB menyampaikan imbauan saat memberikan keterangan terkait kebijakan perkuliahan di tengah kondisi kabut asap, Rabu (9/9).
Wakil Rektor I UIN IB, Nurus Sholihin mengatakan, penggunaan masker menjadi langkah pencegahan untuk mengurangi dampak asap terhadap kesehatan civitas akademika.
“Kami berharap para civitas akademika menggunakan masker serta mengurangi aktivitas di luar ruangan mengingat kondisi yang tidak baik-baik saja,” katanya.
Nurus meminta civitas akademika tidak menunggu sakit untuk melakukan pencegahan terhadap paparan asap.
“Jangan tunggu sakit dulu. Pakailah masker untuk mengurangi dampak asap,” tuturnya.
Sementara itu, mahasiswa UIN IB, Rezky menilai kabut asap perlu menjadi perhatian mahasiswa dalam menjalankan aktivitas di kampus.
Ia menyebut penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dapat dilakukan mahasiswa untuk mengantisipasi dampak asap.
Di sisi lain, Pingky Angelina mengaku belum menggunakan masker.
“Selama belum terlalu tebal, saya tidak menggunakan masker,” ujarnya.
Ia mempertimbangkan pengeluaran tambahan untuk membeli masker dan memilih menghemat uang jajannya.
“Kalau menggunakan masker tentu dana keluar dua kali. Sejauh ini saya memang tidak menggunakan masker karena kabut belum terlalu tebal dan untuk menghemat uang jajan,” pungkasnya. (rar)
Wartawan : Irfanov Zacky Aji (Mg)