Suarakampus.com– Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pengembangan Masyarakat Islam (PMI) Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol (IB) Padang, gelar aksi kemanusiaan kepada masyarakat Lubuk Minturun yang terdampak banjir. Kegiatan ini selaras dengan prospek Prodi PMI. Jum’at,(28/11)
Ketua Umum (Ketum) HMP, Agit Afrizal mengatakan bahwa kegiatan ini sudah direncanakan sejak dua hari yang lalu. “Kegiatan ini melibatkan mahasiswa dari angkatan BP 2024 dan BP 2025,” katanya.
Ia menuturkan, bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab moral mahasiswa PMI. “Kami memang dibentuk untuk dekat dengan masyarakat dan membantu warga adalah kewajiban,” ujarnya.
Agit menjelaskan, Lumin dipilih karena merupakan lokasi terdekat dari kampus. “Lumin juga termasuk wilayah yang membutuhkan tenaga sukarelawan,” jelasnya.
Mahasiswa ini menyebutkan bahwa terdapat sekitar 25 orang mahasiswa yang terlibat dari angkatan 24 dan 25. “Sedangkan angkatan 23 tidak dapat ikut karena ada urusan lain,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan bahwa proses koordinasi berjalan baik. “Semoga cuaca di Sumatra segera membaik,” harap Agit.
Narasumber lain, Lobe Sanusi Pulungan menjelaskan, bahwa tim mulai berkumpul pada pukul 09.00. “Kami baru bergerak ke lokasi pukul 10.00 karena cuaca yang kurang bersahabat,” jelasnya.
Lelaki ini mengatakan bahwa saat sampai di lokasi kondisi sudah mulai kondusif dengan kehadiran relawan, pihak kepolisian, TNI, dan beberapa unsur swasta. “Mereka sudah lebih dulu membersihkan area dan mengevakuasi kendaraan yang tertimbun lumpur,” jelasnya.
Lobe menyebutkan, bahwa fokus tim dalam kegiatan kali ini adalah membantu masyarakat semampunya. “Terdapat dua mahasiswa dari prodi Hukum Tata Negara (HTN) dan Akidah dan Filsafat Islam (AFI) yang juga terlibat,” lanjutnya.
Mahasiswa ini menyebut bahwa masyarakat menyambut hangat kedatangan relawan.“Masyarakat memberi apresiasi karena kami benar-benar hadir untuk mereka,” kata Lobe.
Zidan Ramadhan, menggambarkan situasi lapangan sebagai kondisi yang sangat memprihatinkan akibat banjir bandang.”Banyak rumah yang rusak, mobil dan sepeda motor yang terbawa arus,” tuturnya.
Mahasiswa ini menuturkan, bahwa mereka membantu evakuasi apapun yang bisa diselamatkan.”Kebutuhan mendesak warga saat ini makanan, peralatan medis, serta alat berat untuk memindahkan material besar,” tuturnya.
Zidan memaparkan, bahwa kegiatan yang melibatkan dua mahasiswa luar HMPS PMI merupakan bentuk keakraban.”Selain membantu, kami juga menjalin silaturahmi,” jelasnya.
Ia berharap, aksi kemanusiaan ini dapat meringankan beban warga sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif. “semoga kedepannya kita semua sadar betapa pentingnya menjaga lingkungan,”pungkasnya. (asr)
Wartawan : Zahra Mustika, Muhammad Rezki (Mg)