UIN IB Perpanjang Permohonan Cuti Kuliah bagi Mahasiswa

Sosok Nur Raherma Syafianti selaku Kepala Akademik dan Kemahasiswaan (Foto: Rizki/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang umumkan perpanjangan permohonan cuti kuliah bagi mahasiswa hingga 5 Maret 2021. Perihal mekanisme, kampus menyediakan form pengisian data secara online atau langsung meminta ke bagian akademik.

“Tidak ada syarat khusus untuk pengajuan surat cuti kuliah, mahasiswa bisa langsung mengisi form yang telah kami sediakan dan bisa dilihat di papan pengumuman akademik,” ucap Nur Raherma Syafianti selaku Kepala Akademik dan Kemahasiswaan.

Lanjutnya, hingga saat sekarang ini belum ada mahasiswa yang mengajukan surat pengajuan cuti kuliah. “Untuk sekarang belum ada, kita beri batas waktu sampai 5 Maret, setelah itu baru di SK kan,” ujarnya.

Biasanya setiap tahun pasti selalu ada mahasiswa yang mengajukan surat cuti kuliah. “Untuk tahun kemarin terdapat 334 mahasiswa yang cuti, termasuk yang otomatis tanpa ada pengajuan,” terangnya.

Kemudian, ia menuturkan banyak mahasiswa yang melakukan pengajuan surat cuti kuliah akan berdampak terhadap kampus dan mahasiswa itu sendiri. “Dampak yang diberikan juga tidak signifikan, seperti pendapatan kampus akan berkurang dan tentunya disayangkan pada mahasiswa yang melakukan pengajuan cuti kuliah tersebut,” tuturnya.

Selain itu, Staf Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Pendidikan, Zuhairah mengatakan bahwa untuk pengajuan surat cuti kuliah bisa langsung mendatangi akademik kampus. “Pihak fakultas tidak ada memproses tentang surat pengajuan cuti kuliah, semuannya dilakukan ke akama universitas,” terangnya.

Selaku mahasiswa Sejarah Peradaban Islam Fakultas Adab dan Humaniora (FAH) Muhamad Nurfa Farera Chaniago mengatakan, bahwa ia cuti kuliah karna kekurangan biaya untuk kuliah. “Keluarga saya tidak mampu membayar uang semester tahun ini dan saya juga ingin bekerja untuk membantu keluarga,” ujarnya.

“Saya berharap pihak kampus jangan mempersulit mahasiswa, serta dalam memberikan keringanan UKT bisa lebih selektif lagi, jangan yang kaya dapat keringanan dan miskin ada yang tidak dapat,” harapnya.(gfr)

Wartawan: Padila Yusra, Rizki Ramadhan

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Ketua Prodi PMI, Muhammad Fauzi: Semua Orang Bisa Memberdayakan Masyarakat

Next Post

Begini Mekanisme Pendaftaran UM-PTKIN 2021

Related Posts
Total
0
Share