Upgrading Ormawa, Dekan FST Bahas Tiga Pilar UIN IB

Potret upgreding (sumber: Annisa safitri/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Dekan Fakultas Sain dan Teknologi (FST), Nurus Shalihin bahas tiga pilar UIN Imam Bonjol Padang saat upgrading pengurus Organisasi Mahasiswa (Ormawa). Kegiatan tersebut di laksanakan di Gedung J, Kampus III sungai bangek, Jumat (01/03).

Nurus Shalihin mengatakan, tiga pilar itu ialah Islam, ilmu pengetahuan, dan budaya. “Masing-masing pilar memiliki simbol, ” katanya.

“Islam simbolnya masjid, ilmu pengetahuan bersimbol perpustakaan, dan budaya di simbolkan dengan museum,” terangnya.

Lanjutnya, semua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) merujuk pada tiga indikator tersebut sehingga kita tidak bertengkar satu sama lain. “Kita harus saling membahu, saling membantu dan berdiskusi,” tuturnya.

Kemudian, sebagai seorang pemimpin harus memiliki prinsip dasar, imajinatif, kritis, kreatif, kolaboratif, solidaritas, dan inovatif. “Semua prinsip tersebut harus dipegang oleh seorang pemimpin,” tegasnya.

Lalu, konsep tolak angsur, saling menolong satu sama lain itu harus kita miliki semua. “Menyatukan UKM dengan lembaga fakultas, Wakil Rektor dan rektor,” sebutnya.

Tambahnya, paradigma UIN yaitu heksagonal yang nama tersebut diambil dari surat An-Nahal. “Artinya lebah, madu, dan serang, dan semua itu saling berkaitan,” sambungnya.

UKM selingkup UIN mewakili hak suara dari 14.000,00 mahasiswa, rektor itu bukan hanya pemimpin tetapi juga rekan. “Yang membedakan rektor dengan mahasiswa itu hanya pekerjaannya saja,” tutupnya. (Ira)

Wartawan: Miftahul Rahman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Dosen UNP: Bahas Empat yang Dibutuhkan di Abad 21

Next Post

HMP HES Adakan Debat untuk Tetapkan Calon Ketua Umum Terpilih

Related Posts