Abdulbarr Kaisinda Bahas Hukum Air Kencing Anak di Masjid Nurul Iman.

Ustadz Abdulbarr Kaisinda sedang mengisi ceramah di Masjid Nurul Iman tentang Hukum air kencing anak-anak. Sumber Foto : Anisa Pitri Tara/Suarakampus.com

Suarakampus.com– Abdulbarr Kaisinda memberikan ceramah bertajuk Hukum Air Kencing Anak-Anak, yang membahas persoalan thaharah berdasarkan sunnah Nabi Muhammad.Masjid Nurul Iman menjadi ruang edukasi keislaman bagi masyarakat melalui kajian rutin yang mengangkat tema fiqih keseharian. Senin(12/01).

Dalam pemaparannya, Abdulbarr menjelaskan air kencing anak kecil merupakan dalam fiqih bersuci. “Kebersihan dan kesucian menjadi syarat sah dalam pelaksanaan ibadah, khususnya shalat, sehingga pemahaman yang tepat sangat dibutuhkan oleh umat Islam,” paparnya.

Penceramah ini menguraikan ketentuan yang berbeda terkait hukum air kencing anak engan rujukan hadits Nabi Muhammad. “Air kencing bayi laki-laki yang belum mengonsumsi makanan selain ASI tergolong najis ringan (najis mukhaffafah) yang disucikan dengan memercikkan air pada bagian yang terkena najis. ,” urainya.

Sementara itu Abdulbarr melanjutkan, air kencing bayi perempuan atau anak yang telah mengonsumsi makanan selain ASI dihukumi sebagai najis sedang. “Cara mensucikannya dengan mencuci bagian yang terkena air kencing hingga hilang warna, bau, dan rasanya,” lanjutnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mencampuradukkan rasa jijik, kebiasaan, dan hukum syariat. “Tidak semua yang dianggap menjijikkan dihukumi sebagai najis berat dalam Islam,” tegasnya.

Abdulbarr Kaisinda menutup kajian dengan ajakan agar jamaah terus menuntut ilmu agama berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. “Sehingga ibadah yang dijalankan benar-benar sesuai dengan tuntunan,” tutupnya. (rar)

Wartawan : Anisa Pitri Tara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Institute For Advanced Science Social and Sustainable Future Gelar Webinar Penulisan.

Next Post

Larangan Penggunaan Gedung Kampus pada hari libur nasional tuai sorotan.

Related Posts