Wisudawan UIN Imam Bonjol Padang Beri Tanggapan Soal Ijazah yang Masih Tertunda

Gambar: Gedung Rektorat UIN IB Padang (sumber: Fuziah/suarakampus.com)

Suarakampus.com– Wisudawan Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang (UIN IB) angkatan ke-94 menanggapi keterlambatan pembagian ijazah yang dijadwalkan baru akan dibagikan pada pertengahan Desember 2025. Penundaan ini membuat sebagian lulusan merasa terkendala saat melamar kerja meskipun ada yang menilai kondisi tersebut masih wajar, Jumat (28/11).

Lulusan Psikologi Islam, Tania menyebut, jarak antara pelaksanaan wisuda dan pembagian ijazah dinilai cukup lama sehingga merugikan lulusan yang membutuhkan ijazah untuk melamar kerja. “Kami butuh ijazah secepat mungkin karena banyak lowongan kerja di akhir tahun yang tidak menerima surat keterangan lulus,” ujarnya.

Tania menambahkan, padatnya aktivitas administrasi menjelang akhir tahun menjadi salah satu faktor yang dapat mempengaruhi proses penerbitan ijazah. “Mungkin di bagian akademik ada kendala tertentu apalagi di akhir tahun ini adalah masa sibuk-sibuknya UIN Imam Bonjol Padang,” katanya.

Ia menyampaikan, sebagai langkah antisipasi telah mengurus Surat Keterangan Lulus (SKL) pada awal September dan terbit pada 9 September untuk keperluan melamar kerja.

Tania mengaku, terpaksa melewatkan sejumlah lowongan karena mewajibkan dokumen asli padahal banyak lowongan pekerjaan yang cocok dengan latar belakang pendidikannya. “Saya harus melewati beberapa *loker* yang mewajibkan ijazah asli,” tuturnya.

Berbeda dengan Tania, Lulusan Perbankan, Syariah, Lesti mengatakan, penundaan tersebut tidak memberikan dampak signifikan pada proses melamarnya karena beberapa instansi menerima SKL. “Tidak masalah karena magang Kemnaker menerima SKL,” ujarnya.

Lesti menjelaskan, beberapa instansi memberikan kelonggaran berkas sehingga masih dapat mengikuti proses rekrutmen tanpa hambatan. “Sejauh ini tidak menghambat saya melamar pekerjaan,” jelasnya.

Lulusan berharap, penerbitan ijazah dapat dipercepat agar lulusan dapat memenuhi persyaratan administrasi di berbagai instansi. “Semoga ijazah segera diterbitkan karena tidak semua tempat menerima SKL,” ungkapnya.

Senada dengan Tania, Lulusan Komunikasi dan Penyiaran Islam, Afifah Royani Hasan menyampaikan pandangannya mengenai keterlambatan tersebut yang merugikan karena beberapa perusahaan hanya menerima ijazah asli. “Sedih karena beberapa perusahaan hanya menerima ijazah asli,” ucapnya.

Afifah menilai, jadwal penerbitan pada pertengahan Desember masih sesuai dengan kebiasaan tahun-tahun sebelumnya dengan jarak sekitar satu bulan setelah wisuda. “Biasanya ijazah keluar sekitar satu bulan setelah wisuda,” jelasnya.

Ia menyampaikan, telah membuat SKL sebagai pengganti sementara untuk memenuhi persyaratan lamaran pada 10 September 2025 di fakultas. “Saya mengurus SKL pada 10 September 2025 di fakultas,” katanya.

Afifah menyampaikan harapan agar proses penerbitan dapat berjalan tepat waktu sesuai jadwal yang telah ditetapkan pihak kampus. “Harapan saya ijazah benar-benar keluar sesuai jadwal,” tegasnya. (ver)

Wartawan: Zahra Zaqhira Pilli (Mg)

1 comment
  1. saya sangat menyayangkan keterlambatan pembagian ijazah, apalagi saya di fakultas syari’ah sudah 3 kali lebih ke akama untuk mengurus SKL sejak selesai sidang, bahkan setelah selesai wisuda,tidak diperbolehkan membuat skl lagi,dengan alasan pembuatannya lama jadi tunggu saja nanti ijazah, akhirnya saya terkendala melamar pekerjaan,dan berbagai lowongan magang yang harusnya bisa menggunakan skl saya tidak bisa mendaftar lamaran tersebut. sedikit dari sebagian rekan ada yg mendapatkan SKL dan alhmdulillah mereka bisa mendaftar di berbagai lowongan, namun kami yg sudah mencoba ingin mendapatkan SKL sebelum keluarnya ijazah sudah mencoba beberapa kali tidak juga mendapatkan nya sudah memohon dan memberikan alasan supaya SKL bisa dikeluarkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

WALHI Tuding Ada Kelalaian Pengelolaan Lingkungan dalam Longsor Beruntun di Kampus UIN IB Padang

Next Post

Sebagian Mahasiswa Ma’had Al-Jami’ah Tidak Pulang Lantaran Akses Jalan Rusak

Related Posts