WR I UIN IB: Ada Lima Prodi Terfavorit Jalur SPAN-PTKIN 2022

Gedung Rektorat UIN Imam Bonjol Padang (Foto: Iqbal/suarakampus.com)

Suarakampus.com- UIN Imam Bonjol Padang dapatkan peringkat ke enam pada peminat Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (SPAN-PTKIN) se-Sumatera serta peringkat ke enam se-Indonesia dengan jumlah pendaftar sebanyak 16.331 orang. Berdasarkan data yang dihimpun suarakampus.com ada lima Program Studi (Prodi) terfavorit oleh Calon Mahasiswa Baru (Camaba) lewat jalur SPAN-PTKIN UIN IB tahun ini.

Menanggapi hal tersebut, Rektor UIN IB Martin Kustati menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh tim, panitia seleksi dan sosialisasi atas dedikasi dan komitmen yang tinggi sehingga membuahkan hasil yang maksimal untuk kampus UIN IB tercinta.

“Ke depannya saya berharap kampus bisa memberikan pelayanan pendidikan yang prima terhadap mahasiswa dan civitas academica sehingga tercipta iklim pendidikan yang baik dan kondusif,” tuturnya.

Senada dengan itu, Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan Yasrul Huda, menanggapi hal tersebut sebagai suatu pencapaian yang bagus. Ia mengungkapkan ada lima prodi yang paling diminati oleh pendaftar SPAN-PTKIN tahun ini yakni prodi Pendidikan Agama Islam (PAI), Sistem Informasi (SI), Hukum Tata Negara (HTN), Ekonomi Syari’ah serta Perbankan Syariah.

“Kuota dari penerimaan mahasiswa jalur SPAN-PTKIN hanya 2.500 orang dan Ini suatu kemajuan yang bagus, tapi kita menerapkan pola yang berbeda dengan tahun sebelumnya,” kata WR I yang akrab disapa Udo itu.

Sambungnya, Yasrul Huda mengungkapkan sistem pendaftaran sekarang berbeda karena kampus akan menambah jumlah mahasiswa menjadi sebanyak 5.320 orang. Katanya, kampus meluluskan semuanya melebihi kuota karena hanya 47% yang melakukan registrasi serta kejadian seperti ini telah terjadi sejak tahun 2013 lalu yang membuat indikasi kampus belum menjadi yang terbaik.

“Jadi, jangan berasumsi kalau yang lulus itu pasti mendaftar, berdasarkan data tahun 2013, realnya hanya 47% dari seratus orang yang melanjutkan registrasi pendaftaran,” ungkapnya.

Lanjut Yasrul, target kuota penerimaan mahasiswa UIN IB tahun 2021 lalu sebanyak 3.400 orang. Setelah kampus III siap untuk digunakan sepenuhnya maka pihak kampus memutuskan untuk menambah jumlah kuota mahasiswa menjadi 5.320 orang.

“Kita naikkan jumlah kelulusan sebanyak 6.331 orang supaya mencapai target yang diharapkan, karena belum tentu semuanya yang mendaftar,” ujarnya.

Kemudian, ia menyebut prosedur pasca kelulusan SPAN-PTKIN sama seperti tahun sebelumnya. “Mendaftar dulu setelah jadwal ditetapkan, baru kemudian registrasi dan melakukan pembayaran,” jelas Yasrul.

Salah seorang yang dinyatakan lulus jalur SPAN-PTKIN UIN IB dengan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) mengungkapkan rasa senangnya karena telah lulus sesuai Prodi dan kampus yang diharapkannya. “Alhamdulillah, bahagia sekali rasanya bisa lulus di jurusan dan kampus yang diinginkan,” ucapnya. (hry)

Wartawan: Ramitha Mawangi (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

UIN IB Padang Raih Posisi Keenam Kategori Peminat SPAN-PTKIN Terbanyak 2022

Next Post

KSR-PMI se-Kota Padang Lakukan Bukber, UIN IB Terpilih Menjadi Tuan Rumah

Related Posts