Zahra Mustika
(Mahasiswi Program Studi Agama-Agama, UIN IB)
Senja berkawan jingga
namun aku enggan berucap rasa
Di mana kamu?
Apakah langit kita berbeda?
Aku memekik namamu dalam hati
karena kau tinggal di sana
Tapi mengapa suara ini
tak pernah sampai padamu?
Dadaku gusar
hatiku resah
Apakah bahagia kemarin
hanya khayalanku belaka?
Apakah janji yang berakhir indah
hanyalah dusta semata?
Di mana kau menempatkanku dalam hatimu
di barisan terdepan yang abadi
atau di sudut gelap yang terlupakan?
Sajak tentangmu tak pernah usai
Kicauan burung pagi
adalah melodi yang mengingatkanku padamu
Jika bukan aku
lalu untuk apa semua ini?