Suarakampus.com–Institute for Advanced Science, Social and Sustainable Future melangsungkan Webinar bertajuk From Nature To Narrative: Menulis Artikel Ilmu Lingkungan dengan Pendekatan Komunikasi. Kegiatan ini membahas penulisan artikel ilmu lingkungan yang tidak hanya berfokus pada data alam, tetapi juga pendekatan komunikasi dalam memahami cara manusia memaknai dan merespons isu lingkungan. Senin (12/01).
Dalam pemaparannya, pemateri webinar Eli Jamilah Miharja menyampaikan bahwa penulisan artikel ilmu lingkungan harus diawali dengan penentuan kerangka penulisan yang jelas. “Termasuk penggunaan teori dalam literatur ilmu komunikasi agar isu lingkungan mudah dimaknai oleh masyarakat,” sampainya.
Menurutnya, artikel ilmiah juga harus didukung oleh sumber rujukan yang dapat dipertanggungjawabkan. “Penggunaan daftar pustaka dan kutipan sumber melalui Mendeley sangat penting guna menjamin keabsahan rujukan,” katanya.
Narasumber ini menekankan beberapa pendekatan analisis yang dapat digunakan dalam riset komunikasi lingkungan, antara lain:
- Textual analysis, untuk analisis wacana.
- Perceptual analysis, yang berkaitan dengan etnografi komunikasi.
- Contextual analysis, berupa studi untuk memahami isu lingkungan dalam konteks tertentu.
“Oleh karena itu, bagian hasil dan pembahasan menjadi ruang pengujian dari pemahaman tersebut secara ilmiah,” paparnya.
Mengakhiri webinar, Eli membeberkan beberapa tips dalam menulis artikel ilmu lingkungan. “Validasi data, penggunaan perspektif emik, serta penerapan hasil riset akan membantu penyelesaian artikel secara konkret,” tutupnya.
Wartawan : Nur Hanifah (Mg).