Suarakampus.com– Muhammad Fadli, mahasiswa Universitas Islam Negeri Imam Bonjol (UIN IB) Padang, menuangkan gagasan foodbank berbasis masjid pada perlombaan Karya Tulis Ilmiah Ilmu Hadis tingkat Provinsi Sumatra Barat. Masjid dipandang tidak hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga ruang berkumpul masyarakat, Sabtu (17/01).
Fadli menjelaskan, dalam gagasan foodbank Masjid bukan sekedar tempat beribadah. “Tetapi juga pusat kegiatan sosial pada masa nabi Muhammad,” jelasnya pada wartawan suarakampus.com.
Mahasiswa Ilmu Hadis ini memaparkan, selain fungsi ibadah dan sosial, masjid juga menjadi tempat musyawarah, pengelolaan baitul mal, serta penyaluran makanan. “Konsep ini terlihat pada keberadaan Ahlus Shuffah yang mendapatkan kebutuhan hidup di sekitar masjid,” tuturnya saat diwawancara.
Mahasiswa ini menekankan, pemborosan makanan termasuk perbuatan mubazir. “Hal ini tentunya dilarang,” tegas mahasiswa Ilmu Hadis ini.
Mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama ini melanjutkan, terdapat banyak hadis Nabi yang menekankan hidup sederhana dan tidak berlebihan. “Ini sejalan dengan prinsip foodbank,” lanjutnya.
Menurutnya, masjid merupakan pusat pengelolaan makanan yang tepat. “Karena masjid dapat diakses masyarakat tanpa fasilitas khusus,” ungkapnya.
Ia berharap, konsep foodbank berbasis masjid dapat diterapkan untuk menghindari makanan yang terbuang begitu saja. “Masjid dapat menjadi titik pengumpulan dan distribusi makanan bagi yang membutuhkan,” tutupnya diakhir wawancara. (Fau)
Wartawan : Zahra Mustika
Lestarikan Sunnah, Fadli Inisiasi Konsep Foodbank Masjid