Akibat Hujan Deras, Kampus III UIN IB Terimbas Banjir

Banjir di dekat gerbang kampus III UIN IB (sumber: Fitriyani Agusti/Mahasiswi KPI)

Suarakampus.com– Hujan deras disertai badai mengguyur Kota Padang, sehingga  mengakibatkan kampus lll Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang terimbas banjir. Hal tersebut menuai beragam tanggapan dari mahasiswa.

Berdasarkan data yang dihimpun suarakampus.com, terjadi hujan deras yang mengguyur Kota Padang dan mengakibat
banjir. Kejadian tersebut juga menyebabkan air yang bercampur tanah mengalir menuju tempat terendah di Kampus III kawasan Sungai Bangek UIN IB.

Salah satu Mahasiswi Prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Nadial Khaira mengatakan, air yang bercampur tanah, mengalir dari arah atas menuju gerbang keluar masuk kampus lll, sekitar pukul 16.37 WIB.  “Tidak longsor, tapi airnya lumayan besar, ngalir dari atas sampai bawah,” katanya saat menceritakan keadaan di kampus lll, Senin (29/08).

“Ketika itu, posisi saya berada di pintu masuk Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Febi),” tambahnya, Senin (29/08).

Ia mengkhawatirkan kondisi kampus III yang sangat rentan terjadi banjir saat musim hujan datang.

Senada dengan Nadial, Viona Rosa Lina Mahasiswi Prodi Akuntansi Syariah menjelaskan, kejadian tersebut terjadi pada sore hari, dan memang hal yang biasa terjadi jika kampus diguyur hujan.

“Setiap hujan lebat di kampus III pasti banjir, soalnya kampusnya itu letaknya dekat bukit,” katanya saat memberikan penjelasan.

“Jadi air yg di atas itu turun ke bawah, dan debit airnya lumayan deras,” tambahnya.

Sama halnya dengan Nadial, Fitriyani Agusti Mahasiswa Prodi KPI mengatakan, air banjir tersebut mengalir ke bawah, lalu menggenang di dekat gedung Febi. “Air menggenang di dekat warung di bawah Febi,” katanya.

Katanya, kondisi jalan saat banjir tidak bisa dilalui, serta sangat membahayakan mahasiswa jika ingin melakukan aktivitas perkuliahan. “Kalau ke atas pakai motor, sangat bahaya karena jalannya juga tidak bagus,” tambahnya.

Ia berharap, pihak kampus bisa segera mengatasinya, seperti dengan membuat  selokan yang meminimalisir atau bahkan mengatasi hal tersebut, supaya air bisa mengalir dengan aman.  “Takutnya bisa membahayakan mahasiswa, dan juga saya takut nanti bisa terkena longsor,” tutupnya. (red)

Sampai berita ini dinaikkan suarakampus.com masih mencoba mengkonfirmasi hal tersebut kepada pihak kampus.

Wartawan: Muhammad Iqbal

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Teater Imam Bonjol Raih Lima Besar Sebagai Penampil Terbaik di FTR

Next Post

Sebelum Laksanakan PL, Mahasiswa HES Bakal Langsungkan Pembekalan dan Praktek Peradilan Semu

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty