Aku si Hitam

(Sumber: Tsamara/suarakampus.com)

Zahra Mustika

(Mahasiswi Program Studi Agama-Agama, UIN IB)

Sejenak
Aku berlalu asing denganmu
Meninggalkan jati menuju diri

Sementara
Aku bukanlah hitam sebagai dambaan
Mereka bilang
Hitam itu kelam
Bagiku
ia keindahan yang selalu diterkam

Hitam bukan sekadar indah
Ia terjaga dan mewah
Akulah hitam
yang tak disukai
Akulah asing
yang mendarah daging dibenci

Di permukaan baru
Aku terpaksa berkejaran dengan waktu yang tak beri ruang
Aku memendam gemuruh dalam dada penuh luka

Berat
Kusimpan hitam dengan rapat
Kudekap pelik dengan erat

Aku melangkah
Bukan berpura
Setiap malam
Hampa berubah lebam

Aku tak berubah
Aku adalah aku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Si Wakil Rakyat

Next Post

Luka dalam Kesunyian

Related Posts