Bawa Madu Galo-galo ke Kancah Nasional, UIN IB Siap Ikuti OASE

Suasana latihan pengembangan produk halal madu galo-galo di daerah Sungai Bangek (sumber: Febryan/ suarakampus.com)

Suarakampus.comCiptakan produk di bidang karya inovasi, tim produk halal dan ketahanan pangan UIN Imam Bonjol Padang ikuti Olimpiade Agama, Seni, dan Riset Mahasiswa (OASE) tingkat nasional pada 14 Juni 2023. Diketahui produk hasil praktikum berupa madu galo-galo tersebut dikembangkan di daerah Sungai Bangek.

Selaku Pelatih produk halal, Huriyatul Akmal mengungkapkan persiapan dilakukan sudah sejak awal bulan Mei dengan mengadakan pelatihan setiap Sabtu dan Minggu. “Persiapannya sudah hampir 80 persen,” tuturnya.

Lanjutnya, pemilihan madu galo-galo sebagai produk halal lantaran proses yang mudah dan media yang sudah tersedia. “Produk yang dikembangkan juga unik,” pungkasnya.

Akmal mengatakan untuk penulisan paper bisnis produk halal sudah hampir rampung. “Kita sedang memperbaiki narasi yang kurang,” jelasnya.

Sementara itu, selaku peserta latihan pengembangan produk halal, Putri Diani Sausan mahasiswa Perbankan Syariah, menuturkan kegiatan tersebut diikuti oleh beberapa tim untuk mempersiapkan makalahnya. “Kami dibentuk menjadi tim agar mudah,” ungkapnya.

“Perlu kolaborasi agar hasilnya maksimal,” lugas Putri.

Kemudian, kata dia, produk madu galo-galo dikembangkan lantaran memiliki banyak manfaat yang belum diketahui masyarakat luas. “Selain itu budi dayanya juga mudah,” paparnya.

“Warna serta ketahanan madu ini juga menjadi faktor produk ini lebih bagus untuk dikembangkan,” sambungnya.

Lanjutnya, dalam proses pembuatan produk halal membutuhkan label BPOM. “Butuh sertifikasi juga dari pemerintah,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia berharap produk madu galo-galo yang dikembangkan dapat meraih juara di kancah nasional sehingga mengharumkan nama UIN IB. “Semoga kami bisa masuk lima besar,” tutupnya. (wng)

Wartawan: Febrian Hidayat (Mg) dan Muhammad Salohot Nasution (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Sejumlah Wisatawan Padati Area Bendungan Lubuk Minturun Kota Padang

Next Post

Hitam Sang Petani

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty