Beberapa Alasan Mengapa Kita Harus Mencintai Bahasa Arab

Pemateri Webinar Kebahasaan Nasional Keluarga Mahasiswa Bahasa Arab (Foto: Hary Elta Pratama/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Kepala Perwakilan Republik Indonesia untuk Republik Arab Mesir, Lutfi Rauf mengatakan, bahwa saat sekarang ini bahasa Arab adalah bahasa internasional dan bahasa resmi beberapa negara. Hal tersebut disampaikan dalam Webinar Kebahasaan Nasional Keluarga Mahasiswa Bahasa Arab (Kemaba) Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) dengan tema Membumikan Kecintaan Bahasa Arab di Kancah Internasional yang dilaksanakan secara daring melalui aplikasi Zoom Meeting, Sabtu (23/01).

Menurutnya, bahasa Arab merupakan bahasa yang kaya akan nuansa ekspresi di dalamnya. “Saat ini bahasa Arab adalah bahasa internasional yang diakui oleh PBB, menjadi bahasa resmi dari 26 negara dan merupakan bahasa tua sejak 1500 tahun yang lalu,” ungkapnya.

Lanjutnya, ada beberapa tips untuk meningkatkan kecintaan kepada bahasa Arab. “Ada tiga tips upaya meningkatkan kecintaan dalam bahasa Arab seperti mendekatkan diri dengan lingkungan yang cinta bahasa arab, memotivasi diri untuk bisa berbahasa Arab, serta memperbanyak karya dalam bahasa Arab,” katanya.

Selanjutnya, Programmer Proud Graduate di King Saud University (KSU) Riyadh Saudi Arabia, Agus Mujib mengatakan, bahasa Arab merupakan bahasa sakral dan kaya ilmu pengetahuan. “Bahasa Arab merupakan bahasa dari Al-Qur’an yang dengan eksistensinya mampu memberikan pengaruh terhadap bahasa lain seperti Persia, Turki, Albani, Kurdi, Indonesia, Amazigh dan beberapa negara di Afrika,” katanya.

“Ada beberapa alasan mengapa kita harus mencintai bahasa Arab seperti bahasa dengan banyak pengetahuan, salah satu bahasa komunikasi internasional dan bahasa dari Al-Qur’an,” tambahnya.

Kemudian, pemateri ketiga Brand Ambassador International Relation at Kyoto University of Foreign Studies Japan, Yushi Saito mengatakan saat kondisi pandemi sekarang belajar bahasa Arab bisa dilakukan secara online dan itu lebih efektif.

“Di Jepang pandangan orang terhadap bahasa Arab sulit untuk dipelajari kecuali kota Tokyo dan Osaka, sekarang ini kita bisa mempelajarinya secara online dengan mudah dan saya rasa jumlah pelajar bahasa Arab semakin banyak,” tutupnya. (gfr)

Wartawan: Hary Elta Pratama (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Menemukan Kembali Mahasiswa

Next Post

Rumah Sedekah Hipnoterapi Yogyakarta: Ubah Insecure Jadi Rasa Syukur

Related Posts
Total
0
Share