Deputi KPK: Indeks Persepsi Korupsi Indonesia Berada di Poin 37

Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Suarakampus.com- Deputi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia Wawan Wardiana mengatakan Indeks Persepsi Korupsi Indonesia berada di poin 37. Penilaian tersebut berdasarkan penilaian responden terhadap resiko dan efektivitas pemberantasan korupsi di suatu negara dengan rentang poin dari 0-100.

“Menurut Global Corruption Barometer (GCB) tingkat korupsi tertinggi di Indonesia berada di Instansi kepolisian, kemudian diikuti oleh Dukcapil, Sekolah, PLN/PDAM, Rumah Sakit ditutup oleh instansi pengadilan sebagai barometer terendah,” katanya dalam Kuliah Umum Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang secara virtual, Selasa (14/09).

Wawan menuturkan dampak korupsi menurut United Nation Convention Against Corruption (UNCAC) yaitu merusak pasar harga dan persaingan usaha yang sehat, meruntuhkan hukum, menurunkan kualitas hidup, merusak proses demokrasi, pelanggaran HAM dan menyebabkan kejahatan lain berkembang

“Tiap tahunnya angka korupsi yang dilakukan oleh masyarakat di Indonesia lumayan menurun dan hal ini dinilai baik,” tuturnya.

Lanjutnya, strategi KPK saat ini bukan hanya menindak, tapi mencegah korupsi dengan turut menghadirkan pendidikan anti korupsi ke instansi pendidikan di Indonesia. “Strategi ini bisa berjalan jika mendapatkan partisipasi dan antusiasme masyarakat,” sebutnya.

Wawan mengatakan ada dua target KPK dalam pencegahan korupsi dan pendidikan anti korupsi. “Pertama adalah target sistem dan kedua adalah target induvidu,” katanya.

Ia menjelaskan bibit perilaku korupsi juga bisa dijumpai di lingkungan universitas. “Perilakunya seperti mencontek, titip absen, terlambat, plagiat, proposal palsu, gratifikasi ke dosen, mark up uang buku dan penyalahgunaan beasiswa,” jelasnya.

“Semoga lingkungan pendidikan seperti sekolah dan universitas bisa menghadirkan materi anti korupsi kepada peserta didik dan mahasiswa” harapnya. (gfr)

Wartawan: Rafika Mardhatilla (Mg), Randa Bima Asra (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Lewat Autobiografi, Makmur Syarif Ajak Generasi Muda Giat Belajar Agama

Next Post

Berikut Jajaran Pimpinan UIN IB Periode 2021-2025

Related Posts
Total
0
Share