Suarakampus.com– Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) meraih juara umum dalam Pekan Kreativitas Mahasiswa Universitas (PKMU) 2025 yang digelar oleh UIN Imam Bonjol Padang. Kemenangan ini diumumkan pada penutupan acara, Rabu (21/05).
Wakil Dekan III FTK, Sermal menyampaikan, rasa syukurnya atas capaian yang diperoleh. “Menjadi juara itu tentu sangat bahagia,” ujarnya.
Sermal menjelaskan, FTK berhasil memperoleh 142 poin dan unggul atas Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI) yang hanya meraih 101 poin. “Skor terakhir 142, mengalahkan FEBI 101 poin,” katanya.
Wakil Dekan itu menyebut, kemenangan tersebut tidak terlepas dari konsistensi seluruh elemen fakultas. “Saling support dan motivasi dari mahasiswa,” tuturnya.
Ia menambahkan, mahasiswa FTK mendapatkan dukungan serta pendampingan aktif dalam setiap kegiatan lomba. “Dibimbing dan dibina di kegiatan yang dilakukan Ormawa,” tambahnya.
Pejabat fakultas itu juga menilai, keterlibatan dosen menjadi faktor penting dalam proses pembinaan peserta. “Dosen kan lebih tahu,” imbuhnya.
Ketua DEMA FTK, Ulil Amri mengungkapkan, keberhasilan ini adalah buah dari kerja sama dan semangat kolektif. “Kemenangan ini adalah hasil semangat dan kerja keras semua pihak,” katanya.
Ulil menjelaskan, FTK mengutus delegasi untuk hampir seluruh cabang lomba sehingga peluang menang lebih besar. “Mahasiswa FTK punya potensi luar biasa,” ucapnya.
Ia menilai, kolaborasi antarlembaga mahasiswa menjadi kunci dalam pembentukan tim yang solid. “Sinergi Ormawa menjaring delegasi terbaik,” jelasnya.
Sementara itu, Mahasiswa Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Fadila Kurnianti mengungkapkan, rasa syukurnya setelah berhasil meraih Juara II Lomba Inovasi Media Pembelajaran melalui karya kreatifnya. “Alhamdulillah semua usaha akhirnya membuahkan hasil,” ungkapnya
Fadila mengatakan, ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti lomba dan ia banyak belajar dari prosesnya. “Kami mencari informasi ke panitia dan juga lewat internet,” ujarnya.
Mahasiswi itu mengungkapkan, tantangan utamanya adalah menyusun materi agar mudah dipahami dan tepat sasaran. “Materi harus tersampaikan dengan baik,” katanya.
Ia menjelaskan, untuk membagi waktu, ia menyesuaikan jadwal latihan dengan aktivitas perkuliahan. “Kalau tidak bisa latihan langsung, kami diskusi lewat WhatsApp,” tuturnya.
Fadila berharap, pengalaman ini dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus pemicu semangat bagi mahasiswa lainnya. “Semoga PKMU ke depan lebih meriah dan persiapannya makin maksimal,” tutupnya. (ver)
Wartawan: Kamelia (Mg), Fauziah Maharatih Wahyuni (Mg), Habila (Mg)