Suarakampus.com– Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang (UIN IB) kembali menjuarai Pekan Kegiatan Mahasiswa Universitas (PKMU) yang baru berakhir. Prestasi ini memperkuat dominasi FTK dan menjadi kebanggaan civitas akademika, Rabu (21/05).
Wakil Dekan III FTK, Sermal menekankan, kemenangan maupun kekalahan bukanlah inti dari kegiatan tersebut. “Menang ataupun kalah, yang penting itu pengembangan diri,” ujarnya.
Pimpinan FTK itu menegaskan, masa kuliah adalah waktu untuk membentuk karakter dan keterampilan mahasiswa. “Karena kuliah ini sebagai ajang pengembangan diri, agar bermanfaat di lapangan nanti,” jelasnya.
Sermal menilai, kampus tidak sama dengan perusahaan yang memberi upah atas setiap aktivitas. “Kita perguruan tinggi yang mengembangkan minat, bakat, dan memberikan pengalaman,” katanya.
Ia mengingatkan, pola pikir materialistik akan menghambat pertumbuhan pribadi mahasiswa. “Kalau sudah berpikir materialistik, sulit kita itu,” tambahnya.
Sermal mengajak mahasiswa agar tetap semangat dalam menggali potensi meskipun terjadi pergantian kepemimpinan. “Mahasiswa yang sudah terbangun seperti itu, tetaplah membina dirinya,” tuturnya.
Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) FTK, Ulil Amri menyebut, kemenangan ini tidak lepas dari peran organisasi mahasiswa yang aktif membimbing peserta lomba. “Kami memberikan dukungan penuh kepada kontingen,” katanya.
Ulil menjelaskan, DEMA FTK langsung menggelar rapat dengan pimpinan dan seluruh ketua organisasi kemahasiswaan untuk seleksi delegasi. “Kami ingin memastikan mereka siap untuk memberikan yang terbaik,” ungkapnya.
Menurut Ulil, pihaknya terus mencari bibit unggul dari mahasiswa FTK dan mendorong mereka untuk berkembang. “Dengan dukungan konsisten, mahasiswa FTK memiliki peluang besar untuk bersinar,” ucapnya.
Aktivis mahasiswa itu menyebut sinergi antara dosen, alumni, dan mahasiswa berperan besar dalam keberhasilan seleksi. “Mahasiswa sangat antusias berpartisipasi dan menunjukkan solidaritas,” ujarnya.
Ulil berpesan, agar para pemenang tidak cepat puas dengan capaian saat ini. “PKMU ini hanyalah langkah awal,” pesannya.
Ia menyebut, kemenangan FTK memberi dampak besar bagi reputasi fakultas di lingkungan kampus. “Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya,” katanya.
Ulil berharap, prestasi tersebut dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan pada masa mendatang. “Kami ingin mahasiswa yang menang tetap mempertahankan prestasinya,” tuturnya.
Mahasiswi Prodi Manajemen Pendidikan Islam, Fadila Kurnianti, yang meraih Juara 2 dalam lomba Inovasi Media Pembelajaran mengungkapkan, proses yang dijalaninya tidak mudah. “Kalau tidak bisa latihan langsung, kami diskusi lewat WhatsApp,” ungkapnya.
Fadila mengaku, mengikuti PKMU memberinya pelajaran penting tentang kedisiplinan dan kerja sama. “Semoga PKMU ke depan lebih meriah dan persiapannya makin maksimal,” harapnya. (ver)
Wartawan: Kamelia (Mg), Fauziah Maharatih Wahyuni (Mg), Habila (Mg)