Gudang Produksi PT Teluk Luas Terbakar, Lalu Lintas Lumpuh Total

Potret Kebakaran Pabrik Karet (Sumber: Ulami/suarakampus.com)

Suarakampus.com– Kebakaran hebat melanda pabrik karet milik PT Teluk Luas di kawasan Bypass, Kelurahan Tanjung Saba Pitameh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.15 WIB ini menyebabkan kemacetan total, asap pekat membubung, dan warga memadati lokasi kejadian, Minggu (18/05).

Kapolsek Lubuk Begalung, Kompol Robby Setiadi Purba mengungkapkan, api pertama kali terlihat di area packing. “Api cepat membesar, tetapi petugas keamanan langsung menghubungi damkar,” katanya.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kecamatan Lubuk Begalung, Arluki menegaskan, seluruh pekerja berhasil menyelamatkan diri sebelum api meluas. “Alhamdulillah, semua selamat,” ujarnya.

Menurut Arluki, kobaran api yang belum juga padam hingga malam hari menarik perhatian warga hingga memenuhi ruas jalan. “Antusiasme warga luar biasa, bahkan hingga menyebabkan lalu lintas tersendat parah,” tuturnya.

Ia mengatakan, mobil pemadam kebakaran datang dari berbagai daerah di Sumatera Barat. “Kami dibantu armada dari Bukittinggi, Payakumbuh, Tanah Datar, dan Kota Solok,” sebut Ketua LPM tersebut.

Staf Keselamatan dan Personel Dinas Perhubungan Kota Padang, Adi Yuska menyebutkan, jalur dari Simpang Lubeg ke lokasi disterilkan untuk jalur khusus damkar. “Kami berlakukan satu arah agar mobil pemadam bisa keluar masuk,” jelasnya.

Pejabat Dishub itu menambahkan, titik pengisian air terletak di dekat Jembatan Marapalam dan pengaturan lalu lintas dibantu lintas instansi. “Kami dibantu Satpol PP, PolPB, LSM, dan ojek partisipatif,” katanya.

Adi mengakui bahwa hambatan terbesar berasal dari kerumunan warga yang menyulitkan pergerakan armada pemadam. “Kerumunan jadi tantangan utama kami,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, proses pemadaman masih berlangsung. Langit Lubuk Begalung diselimuti asap dan petugas terus berupaya mencegah perambatan api ke bagian pabrik lainnya. (ver)

Wartawan: Siti Ulami (Mg), Habila (Mg), Irfan Abib (Mg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Puing dari Rasa Ingin Tahu

Next Post

Engkau Tinggal Cerita

Related Posts