Puing dari Rasa Ingin Tahu

(Sumber: Isyana/suarakampus)

Oleh: Nanang Sanjaya

(Mahasiswa Program Studi Perbankan Syariah UIN IB)

Ia aku teka-teki yang harus dijawab
bukan hati yang ingin dijaga

Ia bicara manis
menyentuh luka-luka lama
dengan janji yang belum sempat mengakar
lalu berlalu seperti angin
setelah rasa penasarannya kenyang

Aku bukan tempat singgah
bukan tanah kosong yang bisa dijajaki lalu dilupakan
Aku adalah rumah
yang tak layak dihuni hanya untuk tahu
bagaimana rasanya tinggal, lalu pindah

Jika hanya datang untuk tahu
mengapa harus mengetuk begitu dalam?

Kini, aku menata puing diam-diam
menyapu jejak langkah yang tak pernah benar-benar tinggal
Dan dari sisa itu, aku belajar:
cinta sejati tak pernah datang karena penasaran
ia datang karena ingin bertahan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Langit Senja

Next Post

Gudang Produksi PT Teluk Luas Terbakar, Lalu Lintas Lumpuh Total

Related Posts