Kemunculan Gelembung Misterius di Tokyo, Kisah Romansa Hibiki dan Uta

Potret rilis teatrikal (Sumber: Thefutureoftheforce.com)

Judul Film: Bubble
Genre: Comedy, Romance, Sci-Fi dan Supernatural
Produksi: Wit Studio, Warner Bros dan Lawson Entertaiment
Sutradara: Tetsuro Araki
Tahun Rilis: 28 April 2022
Durasi Film: 100 menit
Resensiator: Sri Rahayu Retno Wati (Mahasiswi Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam, UIN Imam Bonjol Padang)

Film ini menceritakan tentang seorang laki-laki yang bernama Hibiki. Ia setiap hari menjalani kehidupannya dengan penuh rasa kecewa sambil memakai handset dan bertanding parkour. Kisah pada film ini bertempat di Tokyo. Suatu hari, ada sebuah gelembung misterius yang turun di Tokyo. Awalnya gelembung itu jumlahnya sedikit, lama kelamaan, gelembung tersebut pecah dan berubah menjadi air sehingga merendam kota Tokyo. Banyak warga yang kehilangan sanak saudaranya akibat insiden ini.

Suatu hari, Hibiki mendengar nyanyian misterius yang terdapat di Tower Tokyo. Suara nyanyian yang didengar Hibiki sangat merdu, tetapi orang lain tak bisa mendengar suara misterius dari tower tersebut. Lalu, kelompok olahraga parkour mengadakan pertandingan, yaitu dengan melompati gedung-gedung yang ada di Tokyo sampai ke garis finish. Hibiki ikut serta pada pertandingan tersebut. Namun, pada saat pertandingan Hibiki tidak sengaja terjatuh ke laut. Akan tetapi, ia diselamatkan oleh seorang gadis misterius yang bernama Uta. Dan disinilah pertemuan antara Hibiki dan Uta dimulai. Semenjak Hibiki bertemu Uta, Hibiki sangat sering mendengar nyanyian Uta. Mungkinkah suara misterius dari tower tersebut adalah suara Uta yang Ia dengarkan saat ini. Sejak bertemu Uta, Hibiki merasa memiliki perubahan dalam hidupnya, yang biasanya ia sangat nolep sekarang ia sudah sangat bersemangat dan mau berteman dengan teman-temannya. Berkat Uta, Hibiki pun melepas handsetnya dan mulai jatuh cinta pada Uta.

Pada suatu hari, gelembung-gelembung itu semakin banyak, sehingga membuat kota Tokyo terancam tenggelam kembali. Uta berusaha untuk melawan gelembung tersebut akan tetapi, Uta hampir kehilangan sebagian tubuhnya, ia hampir berubah wujud menjadi gelembung. Hibiki dan rekan-rekannya berusaha untuk menyelamatkan Uta, tetapi sebagian wujud Uta telah berubah menjadi Gelembung. Tak lama kemudian, Kota Tokyo pun surut dari banjir besar tersebut dan gelembung yang turun hanya sedikit. Ada satu gelembung yang sering bernyanyi dan sangat sering didengar oleh Hibiki yakni suaranya Uta.

Film ini cocok untuk ditonton oleh remaja yang berumur 13 tahun keatas. Film ini memiliki grafis yang sangat bagus sehingga animasi pada film ini sangat memanjakan mata setiap penontonnya. Dalam film ini, disajikan berbagai atraksi yang cukup menegangkan tapi sangat seru sehingga membuat penontonnya sangat bersemangat ketika menyaksikannya. Pada film ini, juga diselingi oleh beragam musik dan nyanyian. Film ini menceritakan tentang perjuangan Hibiki yang berusaha menyelamatkatkan dunia dari berbagai kekacauan. Film ini memiliki nilai-nilai kehidupan serta mengajarkan kita tentang arti sebuah persahabatan dan kehidupan.

Selain itu, film ini juga tentu memiliki kekurangan. Kekurangannya adalah film ini tak cocok ditonton oleh anak-anak di bawah usia 13 tahun, karena pada film ini terdapat aksi parkour, yang tentunya aksi tersebut tak bisa dilakukan oleh semua orang sehingga sangat membahayakan anak-anak jika menirunya. Bukan hanya itu, alur pada film ini maju mundur dan berbelit-belit sehingga membuat para penontonnya kebingungan dengan jalan ceritanya.

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Pelantikan Pengurus dan Staff Kopma UIN IB, WR I: Tingkatkan Perekonomian Mahasiswa

Next Post

14 Calon Anggota Magang LPM Suara kampus Ikuti Follow Up

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty