Ketua MUI Sumbar Raih Gelar Doktor di Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang

Sosok Ketua MUI Sumbar Gusrizal Gazahar yang menjadi Wisudawan UIN Imam Bonjol Padang dengan gelar doktoral (Foto: Idhar/suarakampus.com)

Suarakampus.com– Meski tengah menyandang status sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Barat (Sumbar), nyatanya tidak menjadi penghalang bagi Gusrizal Gazahar dalam menggapai gelar doktoral. Pasalnya, di samping kesibukan menjadi Ketua MUI, wisudawan UIN Imam Bonjol Padang angkatan ke-88 ini mengatakan, ilmu harus dituntut hingga akhir usia.

“Wisuda atau apapun capaian kesarjanaan bukanlah akhir dari tujuan tafaqquh ilmi,” katanya saat ditemui tim suarakampus.com di Gedung Auditorium Prof. Mahmud Yunus, pada Sabtu (19/11).

Ia menceritakan, perjalanan dirinya mencapai itu semua tidaklah mudah. “Saya selalu menyempatkan menulis disertasi di sela-sela kegiatan,” ungkapnya.

“Ketika banyak kegiatan, saya menulis disertasi hanya menggunakan handphone dan setelah itu baru dipindahkan ke laptop,” sambungnya.

Lanjutnya, alasan diangkatnya disertasi dengan judul Dalil Al-Tark menurut Al-Syatibi dan penerapannya dalam perkara bid’ah dan tabdi’, karena melihat kondisi dakwah pada masa sekarang. “Kondisi dakwah di saat ini terlalu cepat membid’ah akan sesuatu, karena bid’ai itu memiliki kategori atau kriterianya,” jelasnya.

Kemudian, kata dia, adapun perjalanan pendidikan perguruan tinggi yang dilaluinya yaitu, S1 Universitas Al-Azhar, Mesir, program magister di IAIN Imam Bonjol Padang tahun 2003 dan S3 di Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang. “Alhamdulillah, semuanya dapat tercapai di usia saya sekarang,” sampainya.

Kendati demikian, ia menjelaskan ukuran keberhasilan dari tafaqquh bukan dilihat dari gelar yang melekat, tapi kemampuan yang dimiliki dalam menjalankan tugas keilmuan. “Saya rasa itu yang harus ditanamkan, sehingga tidak kehilangan pegangan bagi kita saat ini,” katanya.

Gusrizal berharap, UIN Imam Bonjol tetap bisa menjaga nilai-nilai baik yang telah diwariskan dari generasi ke generasi. “Semoga mahasiswa mampu menjaga nilai-nilai agama Islam dengan semestinya,” harapnya. (nsa)

Wartawan: Januarica Amora Putri (Mg), Febrian Hidayat (Mg), dan Asri Jamil (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Aktif Berorganisasi Hantarkan Abdul Malik Jadi Bintang Aktivis Kampus pada Wisuda ke-88

Next Post

Sejumlah Maba UIN IB Keluhkan Belum Terima Hasil Tes NAPZA dan HIV

Related Posts
Total
0
Share
Hacklinkizmir nakliyatbalgat nakliyateryaman evden eve nakliyatçankaya nakliyat