Suarakampus.com– Climate Fest Vol.2 yang diselenggarakan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang di Taman Budaya Sumatera Barat (Sumbar), menghadirkan lapak buku sebagai ruang interaksi dan refleksi bagi pengunjung. Lapak ini menyediakan bacaan bertema lingkungan, gender, dan isu sosial, Kamis (16/4).
Salah satu relawan lapak buku, Mila, mengatakan pengunjung tidak hanya bisa membaca, tetapi juga diajak untuk terlibat secara aktif. “Di sini kami menyediakan buku-buku tentang lingkungan, gender, dan isu sosial lainnya,” ujarnya.
Relawan ini menjelaskan, pengunjung dapat membaca buku yang tersedia, lalu menuliskan pendapat mereka terkait kondisi yang sedang dihadapi saat ini. “Pengunjung bisa membaca, lalu menuliskan pendapat mereka tentang kondisi yang sedang kita hadapi sekarang,” jelasnya.
Ia menambahkan, lapak buku ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bersama terkait isu perubahan iklim. “Salah satu cara untuk menghadapi persoalan ini adalah dengan memperkaya pemahaman,” tambahnya.
Ia mengatakan pengunjung tidak hanya datang untuk melihat, tetapi juga diajak untuk berpikir lebih dalam mengenai isu lingkungan. “Jadi tidak hanya datang, lihat-lihat, tapi juga ikut memikirkan apa yang sebenarnya terjadi dengan lingkungan kita,” katanya.
Ia menuturkan pengunjung diberikan kesempatan untuk menuliskan opini atau refleksi setelah membaca buku. “Setelah beberapa hari, kita bisa melihat kumpulan pendapat dari teman-teman semua,” tuturnya.
Ia mengungkapkan hasil tulisan tersebut akan dikumpulkan sebagai bagian dari dokumentasi pemikiran publik selama festival berlangsung. “Dari situ kita bisa tahu bagaimana pandangan mereka terhadap isu lingkungan,” ungkapnya.
Ia menyampaikan lapak buku menjadi salah satu titik interaksi yang cukup ramai dikunjungi, terutama oleh mahasiswa dan pelajar. “Banyak pengunjung yang tertarik berdiskusi santai sambil membaca,” sampainya.
Terakhir, ia mengatakan kehadiran lapak buku ini menjadikan Climate Fest Vol.2 tidak hanya sebagai ruang hiburan dan pameran, tetapi juga wadah edukasi. “Kegiatan ini mengajak masyarakat untuk lebih sadar, berpikir, dan terlibat dalam isu lingkungan,” tutupnya. (Fau)
Wartawan :Lina Indriani (Mg)
Related Posts
Tim English Alliance Siap Wakilkan UIN IB di Liga E-sport Nasional 2024
Suarakampus.com- Tim English Alliance (Tim E-sport) Program Tadris Bahasa Inggris (TBI) persiapkan diri untuk berlaga di Liga E-Sport…
JPN Perak Malaysia Lakukan Lawatan Ke UIN IB Padang
Suarakampus.com- Rombongan Jabatan Pendidikan Negeri (JPN) Perak Malaysia lakukan kunjungan ke Fakultas Tarbiyah dan Keguruan (FTK) UIN Imam…
Jendral Pendis Resmikan Gerbang dan Gedung Asrama Ma’had Tuanku Imam Bonjol Padang
Suarakampus.com- Gerbang Universitas Islam Negeri (UIN) dan Gedung Asrama Mahad Tuanku Imam Bonjol Padang telah diresmikan oleh Direktur…