Mahasiswa Psikologi Islam Gelar Pameran Modifikasi Perilaku

Potret Pameran Modifikasi Perilaku yang diadakan mahasiswa Psikologi Islam di Gedung Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama, Kampus III UIN IB Padang. (Sumber: Salsa/suarakampus.com)

Suarakampus.com- Mahasiswa Program Studi Psikologi Islam angkatan 22 kelas C, D, dan E gelar pameran guna memenuhi tugas mata kuliah Modifikasi Perilaku. Pameran tersebut diadakan di teras Gedung Psikologi, Kampus III UIN IB Padang, Rabu (26/06).

Mai Tiza Husna selaku dosen mata kuliah modifikasi perilaku mengatakan pameran ini baru pertama kali diadakan. “Tahun 2021 saya mengajar modifikasi perilaku, waktu online masa covid jadi belum ada praktek dan mereka hanya belajar teori saja,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan tema pameran ini dicetuskan oleh mahasiswa psikologi sendiri. “Mereka yang mencari sendiri namun tekniknya sesuai dengan silabus perkuliahan,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan, rangkaian proses sebelum diadakannya pameran dimulai dari menentukan tema, mengajukan proposal, kemudian di diskusikan bersama. “Mereka membuat modul untuk melakukan teknik modifikasi perilaku,” jelasnya

Kendati demikian, terdapat beberapa kendala yang dihadapi saat pelaksanaan pameran, salah satunya adalah kesulitan mencari lokasi pameran. “Kalau ada tempat yang lebih nyaman dan luas pasti akan lebih banyak yang datang,” tuturnya

Ia berharap, yang paham tentang cara-cara modifikasi perilaku bukan hanya mahasiswa psikologi saja melainkan juga dapat dipahami oleh mahasiswa lainnya. “Karena modifikasi perilaku dapat kita lakukan sendiri,” ujarnya.

Selaku mahasiswa Psikologi Islam yang terlibat dalam pameran ini, Rifdah Aqila mengatakan kegiatan ini diadakan untuk memodifikasi perilaku. “Subjek modifikasi ini beragam mulai dari mahasiswa hingga anak SD tergantung judul yang diambil,” ungkapnya.

Ia juga mengatakan, lokasi modifikasi perilaku ini berbeda-beda. “Ada yang di sekolah, di rumah, dan SLB (Sekolah Luar Biasa),” sebutnya.

Ia menyampaikan, terdapat banyak tantangan yang dihadapi kelompok mereka dalam pelaksanaan modifikasi perilaku ini “Seperti masalah perizinan ke SLB yang sering tertunda karena siswanya sedang dalam masa ujian,” jelasnya.

Kemudian, dilanjutkan oleh M. Wahyu Ramadan yang mengatakan tujuan diadakan kegiatan ini untuk mengetahui tentang psikologi. “Bagaimana bentuk pelajarannya dan juga bisa bersilaturahmi dengan teman angkatan,” ungkapnya.

Ia mengungkapkan perasaannya yang sangat antusias dalam mempersiapkan pameran ini. “Lebih semangat karena kegiatan ini hanya diadakan sekali dalam satu semester,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, salah seorang pengunjung, Halimah Tussakdiah, mahasiswa Ilmu Al-Qur’an Tafsir mengungkapkan ketertarikannya terhadap pameran ini. “Dengan adanya poster-poster yang menarik, kita dapat mengetahui metode-metode yang digunakan anak psikologi dalam menangani permasalahan,” ucapnya.

Namun Demikian, Ia mengeluhkan pemilihan lokasi yang kurang tepat karena terlalu sempit. “Semoga kedepannya pameran diadakan ditempat yang lebih luas agar ketika kelompok menjelaskan lebih fokus dan paham,” tutupnya. (rhm)

Catatan Redaksi

Berita ini telah terbit pada pukul 21.25 tanggal 26 Juni 2024 hari Rabu dan direvisi pada pukul 08.53 tanggal 27 Juni 2024 hari Kamis. Berita direvisi oleh redaktur karena terdapat kesalahan data.

Terima kasih.

Wartawan : Salsabil Janah (Mg), Siti Afriani Pratiwi (Mg), Ulmi Rahmadani (Mg)

Total
0
Shares
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Previous Post

Gerakan Suara Rakyat Sumbar Lakukan Aksi Demi Keadilan Tewasnya AM

Next Post

Kronologi Kasus Tewasnya Afif Maulana Menurut Kapolda Sumbar

Related Posts
Total
0
Share
410 Gone

410 Gone


openresty